Menurut keterangannya, tarif setiap grup wisatawan yang berjumlah sekitar 40 orang berkisar antara Rp4 juta hingga Rp6 juta. Dari jumlah itu, kerugian yang diderita desa wisata Lembah Sempor mencapai sekitar Rp25 juta.
"Tidak hanya di sini saja, desa wisata lain yang ada susur sungainya juga sama, ada pembatalan wisata," katanya.
Namun, Dudung tak ingin mempermasalahkan kaitan antara kecelakaan di Sungai Sempor dengan adanya instruksi Bupati yang berujung pada pembatalan sejumlah jadwal.
"Kegiatan susur sungai dipastikan aman jika dipandu langsung oleh pemandu dari desa wisata itu sendiri," katanya.
Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa atas dampak ini. Namun, susur sungai akan aman kalau dipandu dengan pemandunya langsung.
"Selain sudah hafal medan, pengelola juga mempunyai tim yang selalu berkoordinasi perihal cuaca maupun kondisi lainnya," jelasnya.
Berita Terkait
-
Gunduli Guru Tersangka Susur Sungai, IGI: Polisi Lebih Menghargai Koruptor
-
Diteror Netizen, Istri dan Anak Guru SMPN 1 Turi yang Jadi Tersangka Stres
-
Jelang Pensiun, Guru SMPN 1 Riyanto Jadi Tersangka Kecelakaan Susur Sungai
-
Pemkab Gunungkidul Stop Semua Ekstrakurikuler Berisiko Tinggi di Sekolah
-
Kisah Heroik Kodir Selamatkan Korban Susur Sungai
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh