SuaraJogja.id - Sebagai upaya meminimalisasi interaksi sosial dan menghindari terbentuknya kerumunan orang, agenda Selasa Wage pada 24 Maret 2020 pekan depan ditiadakan. Keputusan untuk ditiadakannya kegiatan yang biasa digelar di Malioboro ini tak lain untuk mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.
Imbauan untuk membatalkan agenda Selasa Wagen tersebut telah dilansir situs web resmi Pemda DIY, Senin (16/3/2020) lalu. Disebutkan bahwa Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menghendaki ditundanya Selasa Wage kali ini di tengah wabah corona.
Pengumuman serupa disampaikan di akun Instagram @selasawagen pada Senin. Dalam keterangan unggahannya, salah satu cara menghindari penularan corona agar tak makin meluas adalah dengan mengurangi kerumunan.
"Mewabahnya virus corona menjadi keprihatinan sekaligus meningkatkan kewaspadaan diri agar terhindar dari virus tersebut. Salah satu caranya dengan mengurangi dan membatasi kerumunan karena di sana riskan terjadi penularan virus yang mungkin tidak disadari," tulis @selasawagen.
Lantas, seperti diungkapkan Sultan, @selasawagen menyampaikan, "Karena itu agenda Selasawagen bulan ini yang jatuh pada tanggal 24 Maret DITIADAKAN hingga batas waktu kondusif dan relatif aman."
Menurut catatan Pemda DIY dari laporan RS rujukan COVID019 di DIY, hingga Rabu (18/3/2020) pukul 12.00 WIB, total pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 di DIY ada 24 orang: 14 di antaranya dinyatakan negatif, dua positif, dan delapan masih dalam proses uji lab.
Berita Terkait
-
Cegah Corona, Pemkot Jogja Semprot Desinfektan Sejumlah Fasilitas Umum
-
Bandingkan Wabah Sebelumnya, Sejumlah Kawasan Wisata DIY Masih Buka
-
Tangkal Corona, Kolik Widiyanto Lakukan Gerakan Reresik Wisata Jogja
-
BBTKLPP Bakal Difungsikan, Hasil Uji Swab Bisa Didapat Lebih Cepat di Jogja
-
Terpopuler di SuaraJogja: Biaya Tes COVID-19 Sardjito dan 4 Berita Lainnya
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi