SuaraJogja.id - Suasana yang tak biasa menyelimuti hampir seluruh wilayah Yogyakarta sejak dilanda wabah virus corona penyebab COVID-19. Sejumlah titik lokasi yang biasanya penuh orang dan kendaraan berubah menjadi sangat sepi.
Situasi tersebut juga masih terjadi hingga Senin (23/3/2020). Seperti dibagikan ke Twittter oleh akun @diahstngsh_, beberapa tangkapan layar pantauan CCTV Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY dari aplikasi Jogja Istimewa menunjukkan, mulai dari kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro, Pasar Beringharjo, Titik Nol Kilometer, hingga Alun-Alun, semuanya benar-benar sepi.
Suasana sepi tanpa ada kerumunan seperti biasanya pun memperlihatkan bersihnya Kota Jogja. Tak ada sampah berceceran, dan trotoar pun tertata rapi.
Terlihat ada satu-dua orang yang tertangkap CCTV. Namun, jumlah mereka bisa dihitung jari dan berdiri berjauhan antara satu dengan yang lain.
Kolase foto suasana sepi Jogja itu kemudian dibagikan ulang oleh akun @merapi_news, dengan cuitan berbunyi, "Jogja 23 Maret 2020, semoga lekas membaik."
Tak ayal warganet bertukar komentar melihat wajah Jogja yang berbeda dari sehari-hari sebelum wabah corona itu. Tak sedikit dari mereka yang memuji warga Jogja karena mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah dan menjaga jarak dengan orang lain (social distancing) demi menekan angka penularan virus corona.
@akhlis1300: Senangnya bisa serapi ini.
@NurHarjanti: Alhamdulillah cukup tertib masyarakatnya.
@anazizahh: Alhamdulillah pada nurut warganya. Semoga keadaan lekas membaik :")
Baca Juga: Malioboro Zona Rentan Sebaran Corona, Pemda DIY Kerahkan Drone Disinfektan
@dididi0991: Alhamdulillah artinya masyarakat sudah paham untuk social distancing.
@kwsupeer: Alhamdulillah, masyarakat Jogja tertib.
Berita Terkait
-
Tangani Wabah COVID-19 di DIY, Sultan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat Corona
-
Sultan: DIY Belum Terapkan Lockdown, tapi Calm Down
-
DIY Tambah 21 RS Rujukan COVID-19, Ini Daftarnya
-
Kajari Bantul Punya Riwayat ke Jakarta Sebelum Positif COVID-19
-
LIVE STREAMING: Himbauan Sri Sultan X untuk Warga soal Covid-19
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Pemudik Mulai Masuk Yogyakarta, Pengguna Commuter Line Tembus 22 Ribu Orang per Hari
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman