Karyawan Bakpia Rahmat tetap memproduksi bakpia di rumah produksi bakpia dan wingko di Kulon Progo meski sedang sepi pembeli, Jumat (3/4/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Rahmat mempunyai produk unggulan di saat sepi seperti ini. Pihaknya menggunakan vacuum atau penyedot udara dalam kemasan bakpia agar dapat bertahan lebih lama. Jika biasanya bakpia hanya bertahan satu minggu, setelah dilakukan vacuum dapat bertahan menjadi tiga bulan. Hal ini sering digunakan untuk pesanan online luar daerah.
Berita Terkait
-
Pengusaha Batik Produksi Masker Kain, UMKM Jogja Alih Usaha karena Corona
-
Dana Penanganan COVID-19 di Kulon Progo Ditambah Rp4 Miliar
-
Antisipasi Penolakan Pemudik, 4 Gedung Disiapkan di Kulon Progo
-
Warga Kulon Progo Tak Perlu Keluar, 12 Koperasi Bakal Layani Belanja Daring
-
Terharu! Meski Tangani Corona, Dokter Ini Sempatkan Pulang Ajari Anak Ngaji
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan
-
18 Pejabat Kabinet Merah Putih Diganti, Sosiolog UGM: Publik Menunggu Gebrakan Nyata