SuaraJogja.id - Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bantul, Zuhandi dinyatakan sembuh dari covid-19 setelah dirawat sejak pertengahan Maret lalu.
Zuhandi sebelumnya sempat dikabarkan positif covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD Panembahan Senopati. Setelah menjalani dua kali swab, ia dinyatakan telah sembuh.
"Pada kesempatan ini izinkan saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para dokter dan tim medis, yang telah memberikan perawatan kepada saya," kata Zuhandi Sabtu (4/4/2020) kemarin.
Zuhandi menerima kabar dirinya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang oleh dokter yang merawat pada minggu siang.
Selain itu, ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan kerjanya yang telah memberikan doa dan dukungan dalam masa perawatan.
Selanjutnya, Zuhandi juga menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang tidak diharapkan.
Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya ia sempat dirawat disalah satu rumah sakit dan dijenguk oleh banyak rekannya.
Ketika itu, ia mengaku belum mengetahui bahwa dirinya terpapar virus covid-19 sehingga menerima kunjungan dari rekan-rekannya.
"Sehingga saya sakit, banyak teman-teman yang besuk dan saat itu saya memang belum diketahui terpapar covid-19," kata Zuhandi.
Baca Juga: Harga Gula Pasir Merangkak Naik, Pemkab Bantul Janjikan Mei Sudah Stabil
Selain dijenguk oleh rekannya, selama beberapa hari di rumah sakit tersebut Zuhandi juga sempat dirawat oleh anak dan istrinya.
Ia menerangkan, selama lima hari anaknya yang merawat sempat jatuh sakit dan berada dipelukannya.
Sebelum ia dinyatakan positif covid-19, anaknya tersebut sudah kembali ke Jakarta dan sempat bergaul dengan adiknya.
Zuhandi mengaku hal tersebut sempat menjadi beban pikirannya. Ia mengkhawaitrkan kondisi keluarga dan rekan-rekan yang membesuknya.
Beruntung, hasil swab yang dilakukan pada istri dinyatakan negatif. Sementara rekan-rekan yang menjenguknya menjalani masa isolasi selama 14 hari.
"Mengetahui hasil swab istri saya negatif, barulah mental saya naik. Mental itu memiliki peran penting dalam imun tubuh sehingga dinyatakan sembuh," kata Zuhandi.
Berita Terkait
-
Positif COVID-19, Kajari Bantul Lega sang Istri Dinyatakan Negatif
-
Kondisi Terkini Kajari Bantul yang Positif Corona
-
Kajari Bantul Punya Riwayat ke Jakarta Sebelum Positif COVID-19
-
Kajari Bantul Dikabarkan Positif COVID-19, Persidangan di PN Tak Ditunda
-
CEK FAKTA: Kajari Bantul Diisolasi di RS UII dan Polres Bantul Dikarantina
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana