Pemilik homestay di kawasan Gedongkiwo, Mantrijeron, Marsono menunjukkan salah satu ruang kamar di homestay yang disewakan, Kamis (9/4/2020). [Mutiara Rizka M / SuaraJogja.id]
Sejauh ini, ia juga masih mengeluarkan biaya untuk operasional homestay seperti membayar listrik, wifi dan pengelolaan lainnya. Setiap bulan, Marsono mengeluarkan biaya operasional hingga Rp2.000.000.
Ia juga merencanakan untuk melakukan pengembangan fasilitas homestaynya seperti melakukan pergantian warna dinding dan beberapa perbaikan lainnya.
"Kita semua mandiri, hanya mengikuti himbauan. Belum ada tindakan lebih lanjut dari dinas," kata Marsono.
Ia menjelaskan hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah terkait dampak yang dialami oleh pengusaha homestay.
Marsono berharap agar kondisi lekas kembali seperti sediakala. Serta ada solusi maupun alternatif dari Dinas Pariwisata untuk mengatasi dampak yang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh