Pemilik homestay di kawasan Gedongkiwo, Mantrijeron, Marsono menunjukkan salah satu ruang kamar di homestay yang disewakan, Kamis (9/4/2020). [Mutiara Rizka M / SuaraJogja.id]
Sejauh ini, ia juga masih mengeluarkan biaya untuk operasional homestay seperti membayar listrik, wifi dan pengelolaan lainnya. Setiap bulan, Marsono mengeluarkan biaya operasional hingga Rp2.000.000.
Ia juga merencanakan untuk melakukan pengembangan fasilitas homestaynya seperti melakukan pergantian warna dinding dan beberapa perbaikan lainnya.
"Kita semua mandiri, hanya mengikuti himbauan. Belum ada tindakan lebih lanjut dari dinas," kata Marsono.
Ia menjelaskan hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah terkait dampak yang dialami oleh pengusaha homestay.
Marsono berharap agar kondisi lekas kembali seperti sediakala. Serta ada solusi maupun alternatif dari Dinas Pariwisata untuk mengatasi dampak yang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Fantastis! Estimasi Biaya Kuliah FEB UGM 2026, Setara Harga Mobil Avanza Baru?
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!