Selain itu, di bagian depan masjid juga tumbuh pohon sawo. Maknanya adalah untuk mengingatkan jemaah agar merapatkan safnya sebelum salat. Dalam bahasa Arab, sawu berarti rapatkan.
Sebelum diperluas bangunannya, di bagian barat masjid dekat dengan tempat imam, tumbuh pohon jati yang juga mengandung filosofi tersendiri, yakni untuk mengingatkan bahwa sejatinya dalam beribadah adalah untuk mencari jati diri sendiri.
Sosok Panembahan Bodho sebagai murid Sunan Kalijaga sekaligus pendiri masjid tersebut dikenal masyarakat sebagai sosok wali, kekasih Allah yang menyebarkan agama Islam di kawasan tersebut.
Murtadho menyebutkan, sejauh ia mengingat, bahkan pada saat ia kecil, jumlah masjid di sekitarnya masihlah sedikit. Dalam satu kecamatan hanya terdapat satu masjid saja, sehingga dulunya, jemaah Masjid Kauman datang dari berbagai kawasan.
Sebagai peninggalan salah satu tokoh, masjid ini juga kerap menjadi kunjungan wisata religi. Makam Panembahan Bodho sendiri terletak di dusun yang berbeda. Sementara makam istrinya, Nyai Brintik, tidak jauh dari bangunan masjid.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada buku atau naskah yang dapat dipertanggungjawabkan secara pasti menceritakan mengenai Panembahan Bodho beserta istri dan kiprahnya di Bantul. Sejauh ini, kisah-kisahnya hanya disampaikan dari mulut ke mulit, sehingga sangat mungkin terjadinya perbedaan kisah.
Berita Terkait
-
Ditiadakan di Ramadan 2020, Pasar Tiban Jogja Biasanya Ada di 5 Lokasi Ini
-
Watu Sekul, Jejak Perjalanan Sunan Kalijaga dan Muridnya di Bantul
-
Pembeli Berkurang, Siti Tetap Jualan Kicak demi Tradisi Ramadan di Kauman
-
Mahasiswa Curhat Terjebak di Jogja, Kangen Masakan Ortu Sampai Takut Pulang
-
Paling Dicari Saat Ramadan di Jogja, Apa sih Kue Kicak?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang