SuaraJogja.id - Bukan hanya mahasiswa, rupanya rektor pun juga rindu dengan aktivitas kampus seperti sedia kala sebelum pandemi COVID-19 melanda. Hal ini dibuktikan langsung oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa.
Selebgram jenaka dengan 67 ribu lebih pengikut ini membagikan video saat ia berjalan dekat air mancur di halaman rektorat UNY. Dengan kaki yang pincang, ia berjalan pelan sambil sesekali menundukkan atau menggaruk kepala.
Suasana kampus di Jalan Colombo, Sleman saat itu terlihat sangat sepi. Tak tampak sama sekali orang beraktivitas di video itu kecuali Sutrisna Wibawa sendiri.
Menyertai video unggahannya, akun resmi @sutrisna.wibawa menuliskan caption tentang kenangannya akan aktivitas normal di kampus tanpa kuliah online. Ia menambahkan juga harapan supaya COVID-19, yang disebabkan virus corona, segera lenyap.
"Sudah 2 bulan, kampus sepi, tidak ada canda, tawa, hiruk-pikuk mahasiswa yang sedang berdiskusi dan adu argumentasi atau mereka yang terdiam duduk di taman hanya untuk menyepi karena patah hati......... semoga Covid-19 segera pergi," tulis Sutrisna Wibawa, Senin (11/5/2020).
Tak hanya tentang rasa rindunya pada mahasiswa di kampus, pria kelahiran Gunungkidul, 1 September 1959 ini juga memberi keterangan tentang kaki pincangnya. Ternyata, saat video itu diambil, asam uratnya sedang kambuh, sehingga persendian di kakinya terasa sakit, menyebabkan jalannya pincang.
"Jangan julid, kaki pincang karena asam urat," tulisnya, singkat.
Warganet yang membanjiri kolom komentar pun mengungkapkan kerinduan yang sama dirasakan Sutrisna Wibawa pada kampus. Namun, tak sedikit juga di antara mereka yang salah fokus dengan kondisi kesehatan dosennya.
"Rindu suasana kampus dan seisinya," komentar @icha_noralisa.
Baca Juga: Rindu Masjid Dipenuhi Umat, Irsyad Rasakan Ramadan Kali Ini Terasa Hambar
"Atung GWS ya... Jangan kebanyakan emping ya, Atung," tambah @oppie_fadlilah.
"Pak ini kurang backsound lagu sedih kayak yang di TikTok TikTok itu, Pak," gurau @standup.uny.
Berita Terkait
-
Cari Sinyal Untuk Kuliah Online, Rudi Tewas Terjatuh dari Menara Masjid
-
Beri Keringanan Biaya Kuliah, Universitas Alma Ata Juga Bagi-Bagi Sembako
-
Susah Sinyal, Mahasiswa Nekat Naik Gunung Demi Bisa Kuliah Online
-
Ramai Protes Uang SPP, #UADdown Jadi Trending Topic Teratas
-
Rektor UNY Komentari Konvoi Pelajar SMA, Warganet: Jangan Loloskan UTBK Pak
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi