SuaraJogja.id - Kesuksesan member K-Pop girl group Secret Number asal Yogyakarta, Dita Karang, tak ingin dia rasakan sendiri. Gadis bernama lengkap Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang tersebut juga ingin memberikan dampak positif dengan membangun studio tari.
"Saya masih ingat saat dia kecil, jika tidak salah saat dia SMP dan berlatih di sebuah studio tari di Yogyakarta. Saat itu saya tanya, apa cita-cita kam? Dia ingin bisa perform di panggung besar. Selain itu, dia juga ingin membangun studio tari untuk orang-orang yang memiliki kemauan seperti dirinya," kata paman Dita, Suryo Arifin, ditemui SuaraJogja.id di wilayah Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Selasa (26/5/2020).
Suryo menuturkan bahwa keponakannya ingin mengajarkan kemampuan yang dia kuasai untuk dunia seni, terutama seni tari yang dia geluti.
"Dia belajar banyak jenis tarian. Awalnya dia berangkat dari tari Bali karena ayahnya juga. Setelah itu mulai menggeluti jenis tarian latin hingga balet. Semua tarian dia senangi, selama ini dia kerap berlatih di studio tari yang ada di Yogyakarta, dari situ pasti dia menginginkan studio yang bisa menampung orang-orang mengasah kemampuan seni tarinya," kata Suryo.
Keluarga Dita memang dekat dengan dunia seni. Ibunda Dita Karang juga menggeluti seni dan saat ini membuka usaha Tegel Kunci di wilayah Jetis, Kota Yogyakarta.
"Ibu Dita sebelumnya seniman, Ia lulusan ISI [Institut Seni Indonesia], biasanya membuat perhiasan dan sekarang buka usaha Tegel Kunci di Yogyakarta. Kakek Dita juga menyenangi K-Pop," jelas dia.
Lulusan American Music and Drama Academy (AMDA) New York ini mulai terjun ke dunia K-Pop sejak 2018 silam. Dirinya memilih Korea Selatan lantaran di Amerika Serikat tak mendapatkan apa yang dia inginkan.
"Dita ini kan sebenarnya lead dancer, sejak lulus dari AMDA di New York, dia mencari pekerjaan hanya dapat yang kecil-kecil seperti teater, dia tidak puas. Akhirnya dia pulang ke Yogyakarta dan memutuskan masuk ke K-Pop," ungkap Suryo.
Wajah Asia yang dia miliki, kata Suryo, menjadi kendala untuk mendapat peran utama di AS, sehingga Korea Selatan dipilih sebagai tempat mengejar cita-citanya.
Baca Juga: Nggak Semua Berarti Cinta, Ini Makna Emoji Hati Sesuai Warna
"Dia paham ketika terus di Amerika apa yang dia inginkan tak bisa tercapai, sehingga memutuskan ke Korea Selatan dan selama tiga bulan mengikuti ajang idol. Setelah itu ada sebuah manajemen yang memanggilnya," jelas Suryo.
Setelah menjalani berbagai proses, Dita Karang mulai dikenal. Sejak debutnya bersama Secret Number lewat single "Who Dis", wanita berdarah Jogja-Bali ini mulai terkenal sebagai lead dancer pertama yang berasal dari Indonesia dalam sebuah grup K-Pop.
Berita Terkait
-
Tak Puas Berkarier di AS, Dita Karang Temukan Panggilan Jiwa di Korsel
-
Populer: Rahasia Kulit Sehat Dita Karang, Jepit Rambut dari Bahan Tak Biasa
-
Menurun ke Cucu, Kakek Dita Karang Ternyata Juga Suka K-Pop
-
Dita Karang Buka Rahasia Soal Kulit Sehatnya Pada Dian Sastro
-
Jadi Idol K-Pop, Bahasa Jawa Dita Karang Bikin Gemas Dian Sastro
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank