Suasana kampung Gedongkiwo yang diubah menjadi tempat budidaya ikan setelah disebut kampung kumuh di Yogayakarta, Sabtu (30/5/2020). [Muhammad Ilham Baktora/ SuaraJogja.id]
Disinggung apakah kampungnya menjadi percontohan untuk kampung lain, Tukiran menjelaskan beberapa warga luar sempat bertanya-tanya bagaimana mengelola aliran irigasi menjadi tempat budidaya ikan.
"Sebelumnya ada beberapa warga dari luar kampung berdiskusi dengan kami. Salah satunya membahas bagaimana memanfaatkan potensi kampung yang ada untuk kesejahteraan warga. Memang niatnya kami hanya mengubah kampung yang terkesan kumuh lebih bersih, namun untuk hasil dari budidaya ikan ini sebagai bonus. Tapi kami tetap menjelaskan langkah-langkah dan strategi kepada warga luar," jelas dia.
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung