SuaraJogja.id - Jika biasanya padi ditanam di hamparan sawah yang luas, lain halnya dengan yang dilakukan seorang ayah satu ini. Sang anak membagikan foto "sawah" kecilnya di teras rumah.
Lewat Twitter, anak itu mengunggah foto padi yang ditanam ayahnya di lahan sepetak di depan kamarnya. Foto tersbeut sontak viral di media sosial.
Apalagi, lahan untuk menanam padi yang luasnya tak seberapa itu tampak makin unik karena dilengkapi dengan keramik dan pagar kayu dari bambu di sekelilingnya.
"Orang-orang nanem padi disawah. Meanwhile bapak gw, nanem di depan jendela kamar gue. Mana dipagerin, di keramikin pula," kicau @tetehyeol, Jumat (3/7/2020).
Baca Juga: Warga Iseng Tanam Padi di Teras Rumah dan 4 Berita Viral Lainnya
Menurutnya keterangannya, sebelum dijadikan lahan untuk menanam padi, teras di depan kamarnya tersebut pernah menjadi kolam untuk ternak lele, tapi ternyata aromanya begitu menyengat hingga masuk ke dalam kamarnya. Akhirnya sang ayah pun memutuskan menggoreng semua lele ternakannya.
Pengunggah menambahkan, alasan sang ayah menanam padi di teras rumahnya hanya keisengan semata.
"Itu memang ditanem disitu, sengaja, iseng, itu bibitnya aja dapet dari tetangga," ungkap @tetehyeol lagi, menjawab salah satu komentar dari warganet.
Walaupun tak diketahui pasti di mana ia tinggal, tetapi cuitan @tetehyeol ini viral dan bahkan telah mendapat 14 ribu retweets dan 53 ribu likes.
Tentu saja ini mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang menunggu hasil panen padi yang ditanam oleh ayahnya tersebut.
Baca Juga: Viral, Warganet Tanam Padi di Teras Rumahnya Karena Iseng
"Orang lain mah, di rumah bikin kolam buat berenang atau kolam buat melihara ikan hias. Lah ini bikin kolam buat nanem padi," komentar @etherealnoona_.
Berita Terkait
-
UMKM Makin Tangguh, PaDi UMKM Jadi Andalan Tingkatkan Daya Saing
-
PTPN Inisiasi Program PSR Intercropping Padi Dukung Swasembada Pangan nasional
-
Holding Perkebunan Nusantara Siap Implementasikan Intercropping Padi Gogo di Lahan Peremajaan Sawit Rakyat
-
Keren! Ada Inovasi Pangan Padi Biofortifikasi, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan dan Proses Menanamnya
-
Mentan Ajak Warga Kalsel Dukung Proyek 500 Ribu Hektar Sawah, Skema Kerjasama 70:30
Terpopuler
- Diminta Cetak Uang Kertas Bergambar Jokowi, Reaksi Bank Indonesia di Luar Prediksi: Kalau Gitu...
- Ragnar Oratmangoen Akui Lebih Nyaman di Belanda Ketimbang Indonesia: Saya Tidak Menonjol saat...
- Warga Jakarta Jangan Salah Nyoblos Besok, YLBHI Bongkar 'Dosa-dosa' Cagub Nomor Urut 2 Dharma Pongrekun
- Pelatih Jay Idzes: Saya Tidak Senang, Ini Memalukan!
- Pratiwi Noviyanthi Ditinggal Pengacara Usai Tak Mau Selesaikan Kisruh Donasi Pengobatan Agus Salim
Pilihan
-
Review Jelly Master, Game Mukbang Gratis yang Menggemaskan
-
Tak Ada Muka Jokowi, Ini Daftar Pahlawan di Uang Kertas Rupiah
-
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Berbalik Merosot
-
Maskapai Rela Turunkan Harga Tiket Pesawat Selama Libur Nataru
-
Review Hidup Peternak Lele: Game Simulasi Bagaimana Rasanya Jadi Juragan Ikan
Terkini
-
Warga Keluhkan Bau Busuk dari Sejumlah TPST di Sleman, Ini Langkah yang Dilakukan DLH
-
Temui Endah Subekti-Joko, Bupati Petahana Gunungkidul Sunaryanta Akui Kekalahannya
-
Damkar Kota Jogja Evakuasi Buaya Sepanjang 3 Meter, Diduga Peliharaan Warga yang Lepas
-
Sirekap di Jogja Sempat Bermasalah, Petugas Tak Bisa Unggah Data TPS
-
KDRT Tinggi di Gamping, Pemkab Sleman Luncurkan Layanan Konseling Keliling