Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:53 WIB
Ilustrasi olshop, online shop, toko online. [Shutterstock]

SuaraJogja.id - Ulasan yang mewakili kekecewaan seorang pelanggan online shop (olshop) justru membuat geregetan warganet. Sebab, ia tak menyadari kesalahannya sendiri.

Tampak dalam cuitan @txtdarionlshop, Jumat (7/8/2020), terdapat ulasan dari seorang pemebli yang memberikan bintang satu untuk penjual kertas quilling.

Produk itu dinamai "Lovernew Set 100Pcs Kertas Quilling Origami DIY Warna Gradasi untuk". Dengan diskon dua persen, produk tersebut dihargai Rp7.785 untuk setiap set.

Salah satu pembeli yang memilih variasi warna biru, merah muda, dan merah kemudian membagikan review atau ulasannya soal produk tersebut.

Namun bukan terkait kualitas produk, pembeli ini membagikan pendapat tentang pengiriman produk.

Ia kecewa dan merasa tertipu karena pengiriman dari China.

"Pengiriman lamaa sekaliiii, padahal lokasi yg tertera DIY ternyata cina," tulisnya.

Review barang olshop - (Twitter/@txtdarionlshop)

Pembeli itu tampaknya mengira, tulisan DIY pada nama produk merupakan singkatan dari Daerah Istimewa Yogyakarta atau Jogja.

Padahal, dalam bidang prakarya, DIY memiliki kepanjangan Do It Yourself atau swakirya dalam bahasa Indonesia.

Baca Juga: Bahas Rumah Mewah, Warganet Curhat Soal UMR Jogja: Terbeli Setelah 14 Tahun

Sontak warganet justru geregetan pada ulasan tersebut. Hal itu terlihat dari ratusan komentar yang mengekor di bawah twit itu.

"IYAIN AJA UDAH," tulis @johanhimself.

"Do It Yourself bukan sih??" tambah @wannapIaygame.

"Daerah Istimewa Yourself (DIY)," gurau @boomdoomdom.

Belasan ribu pengguna Twitter pun menyukai kicauan tersebut, dan lebih dari 4.600 warganet me-retweet-nya.

Load More