Sejak awal, Bu Tejo sendiri menyebutkan bahwa Bu Lurah sudah tidak memiliki suami, yang mengindikasikan telah terjadinya perpisahan.
Kebersamaan Dian bersama dengan mantan suami Bu Lurah lantas menimbulkan persepsi bahwa pendapat Bu Tejo mengenai Dian sebagai wanita simpanan adalah hal yang benar. Apalagi, tak sedikit warganet yang mengaku mulanya membenci Bu Tejo karena memiliki mulut tajam, tetapi kemudian berubah membenci Dian karena dianggap sebagai perebut suami orang.
Pendapat lainnya menyebutkan, film Tilik berisi mengenai Bu Tejo yang tengah membicarakan keburukan Dian. Sementara, masyarakat setelah melihat film itu menjadi ikut membicarakan Bu Tejo, sehingga Tilik dianggap sukses mengajak orang untuk ikut berpendapat.
Kata produser soal kisah Dian
Bumbu-bumbu cerita yang menyertai film, seperti kisah Dian, yang ternyata banyak dipersepsikan sebagai perebut laki orang alias pelakor, rupanya makin membuat film ini menarik bagi masyarakat.
Padahal, kisah Dian yang ditampilkan di akhir film tersebut menyertakan pesan moral akan kemerdekaan dalam kemandirian, yang seharusnya dimiliki perempuan, tanpa bergantung pada laki-laki.
Produser film Tilik, Elena Rosmeisara, saat dihubungi, Kamis (21/8/2020) sore, mengungkapkan, inspirasi tersebut didapat Elena, sutradara Wahyu Agung Saputro, dan penulis naskah Bagus 'Bacep' Sumartono dari ketiga ibu mereka masing-masing, yang merupakan perempuan mandiri di mata anak-anaknya.
Hidup tanpa suami tak membuat ibu ketiganya lemah, melainkan justru menjadi wanita mandiri yang merdeka akan pilihan hidupnya.
"Kami sebenarnya tidak ingin ada stereotype lain dalam film ini tentang pelakor, tapi kembali kami membebaskan interpretasi penonton melihat film. Namun, ada pesan tentang perempuan yang bisa mandiri untuk memilih apa yang diinginkan tanpa embel-embel laki-laki. Dasarnya adalah, produser, penulis, sutradara punya ibu single semua. Meski janda semua, tapi ternyata [ibu kami] bisa hidup tanpa ada laki-laki, dan mereka punya kemerdekaan atas dirinya sendiri," tandasnya.
Baca Juga: Sehari Dua Kali, Kebakaran di Bantul Hanguskan Rumah dan Rumpun Bambu
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Karakter Bu Tejo, Tukang Gosip di Film Tilik yang Viral
-
Danai Film Tilik, Disbud DIY: Potensi Filmmaker Jogja Sangat Kuat
-
Viral di Media Sosial, Ini Sinopsis Film Tilik yang Akhirnya Tak Terduga
-
Kumpulan Quotes Kocak hingga Bijak Film Tilik, dari Bu Tejo Sampai Minto
-
Seperti Bu Tejo Dalam Film Tilik, Kenapa Perempuan Banyak Bicara?
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
Terkini
-
Sibuk Cari Cuan, Ratusan Pedagang di Bantul Akhirnya Bisa Cek Kesehatan Gratis
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Dinas Pendidikan Sleman Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Libur Ramadan
-
Super Apps BRImo dari BRI Hadirkan QRIS TITO, Permudah Nasabah Gunakan Transportasi Umum
-
Reaktivasi Kepesertaan PBI JK Makin Membludak, Pasien Rentan dan Rutin Berobat Diprioritaskan