SuaraJogja.id - Aksi protes pembangunan kantor BMT dilakukan sejumlah petani di Bantul dengan mengusir alat berat di selatan pintu masuk Pantai Samas. Sementara itu, di tengah rawannya penyakit DBD, peneliti UGM menyarankan pemakaian celana panjang berwarna cerah.
Di media sosial, saat ini masih ramai tentang pro dan kontra film Tilik, termasuk pendapat dari seorang dosen UGM yang tak sependapat dengan kritik film dari warganet. Selain itu, ada pula curhatan kisah cinta warganet yang tak direstui orang tua dengan akhir yang tak terduga.
Tak hanya itu, unggahan Rektor UNY Sutrisna Wibawa juga cukup viral, yakni tentang mahasiswa yang membohongi orang tuanya soal keringanan UKT. Simak lima berita paling top pada Rabu (26/8/2020) kemarin dari SuaraJogja.id di bawah ini:
1. Petani di Pesisir Bantul Usir Alat Berat, Protes Pembangunan Kantor BMT
Puluhan petani cabai dan bawang merah di kawasan Pantai Selatan Bantul melakukan aksi demonstrasi, Rabu (26/8/2020) pagi. Mereka mengusir alat berat yang akan merobohkan bangunan Sarana Terminal Agrobisnis (STA) yang berada di Pedukuhan Tegalrejo, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, tepatnya di sebelah selatan pintu masuk Pantai Samas.
Mereka mengancam akan membakar alat berat dan tenda pesta yang telah terpasang untuk seremonial dimulainya proses pembangunan oleh pihak Baitul Mallwa Tamwil (BMT). Para petani mengklaim, sama sekali tidak ada sosialisasi ke mereka terkait alih fungsi lahan tersebut.
2. Cinta Tak Direstui Orang Tua, Curhatan Warganet Ini Berujung Tak Terduga
Baca Juga: Antropolog Aris Mundayat Sebut Ghibah Ada Sejak Abad Ke 8, Ini Buktinya
Sepenggal curahan hati seorang warganet tentang kisah asmaranya cukup menguras hati para pengguna media sosial. Di situ, si pemilik cerita mengungkapkan bahwa ia mengalami kisah cinta yang tak mendapat restu orang tua.
Cerita itu dibagikan pengguna akun Facebook Eka Ayun, dan tersebar sampai ke Twitter setelah diunggah @RecehnyaFacebook pada Selasa (25/8/2020).
3. Tak Setuju 3 Kritik Film Tilik, Dosen UGM Jelaskan Pendapat Soal Stereotip
Berita Terkait
-
Antropolog Aris Mundayat Sebut Ghibah Ada Sejak Abad Ke 8, Ini Buktinya
-
Didatangi Ortu Soal Keringanan UKT, Sutrisna Wibawa: Jangan Tipu Orangtua
-
Tak Setuju 3 Kritik Film Tilik, Dosen UGM Jelaskan Pendapat Soal Stereotip
-
Kehilangan Tempat Lelang, Petani Bantul Tolak Pembangunan Kantor BMT
-
Nah, Bu Tejo Gosipin Raffi Ahmad
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat