SuaraJogja.id - Putri ulama kondang Mustofa Bisri, Ienas Tsuroiya ikut membagikan potongan video pemeran Bu Tejo yang tengah tampil di televisi. Ia menyoroti soal cara Bu Tejo menyindir netizen yang berkomentar buruk.
Melalui akun Twitter @tsuroiya, Ienas membagikan potongan video Siti Fauziah pemeran Bu Tejo saat menjadi bintang tamu dalam salah satu acara televisi.
Dalam tayangan tersebut, terlihat Ozie mengenakan baju panjang warna merah dan kerudung hitam yang membuatnya tampil seperti tokoh yang ia perankan di film Tilik.
Disebelahnya Ozie, berdiri sepasang pembawa acara yang mengenakan setelan warna biru keabu-abuan. Mereka bertiga nampak tengah mengisi salah satu acara gosip di stasiun tv swasta.
Baca Juga: Soal Film Tilik, Gus Nadir: Film Jejak Khilafah Kalah Viral
Sambil berdiri, Ozie menceritakan hal paling menyedihkan yang ia terima dari warganet sampai membuatnya menangis berhari-hari. Diantaranya adalah komentar yang pedas tentang film Tilik.
Ibu satu anak itu mengatakan jika ada netizen yang menyatakan jika film yang ia perankan tidak mendidik. Ada juga warganet yang berkomentar jika film itu menimbulkan stereotyping atas perempuan Jawa.
"Dolan mu kurang adoh (Main mu kurang jauh)," kata pemain Bu Tejo yang disambut gelak tawa dari dua pembawa acara.
Kalimat itu juga yang menjadi sorotan putri Gus Mus tersebut. Menurut istri Ulil Abshar Abdalla itu kalimat sindiran yang disampaikan di akhir video adalah bentuk perlawanan kembali Ozie atas komentar-komentar pedas dari penonton.
Sejak diunggah Jumat (28/8/2020), tayangan berdurasi 20 detik tersebut sudah dimainkan lebih dari 55 ribu kali. Ada ratusan hingga ribuan respon yang diberikan warganet.
Baca Juga: Komentari Film Tilik, Gus Miftah: Secara Konten Tidak Berfaedah tapi Realis
Diantaranya ada seribu lebih pengguna Twitter menekan tanda suka. Sementara dari ratusan komentar, tidak sedikit juga yang menyoroti kalimat sindiran dari Bu Tejo. Beberapa lainnya membalas dengan komentar menggelikan.
Berita Terkait
-
'Negeri Daging' karya Gus Mus: Meneropong Ketimpangan Sosial lewat Puisi
-
Mengenal 'Yu', Sapaan Umum Wujud Kerukunan dalam Masyarakat!
-
Review Buku 'Lukisan Kaligrafi', Kumpulan Cerpen Pertama Karya Gus Mus
-
Contoh Puisi Ramadhan 2024, Karya Gus Mus Mengingatkan Umat Islam untuk Berserah
-
Bingung Pilih Capres? Simak Fatwa Gus Mus Terkait Pilpres 2024
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo