Selesai menjalani pendidikan dalam kurun waktu yang tidak lama, Alim mengaku pernah menerima cemooh bahwa sebagai lulusan Fakultas Dakwah ia tidak akan bisa pergi ke luar negeri. Berusaha mengubah cemooh itu menjadi suatu hal yang positif, Alim kemudian memiliki target untuk bisa belajar di negara orang. Kebetulan saat itu UIN Yogyakarta dan UIN Jakarta tengah memiliki program kerjasama untuk mengirimkan dosen-dosen muda belajar di Kanada.
Namun, karena nilai bahasa Inggrisnya yang belum memenuhi, Ibu dari Ahabullah Fakhri Muhammad ini harus mengikuti kursus bahasa inggris di Bali selama sembilan bulan. Berhasil lulus dengan nilai IELTS antara 5.50 hingga 6 sayangnya terjadi perubahan persyaratan dari penyelenggara beasiswa.
Gagal pergi ke Kanada, Alim kembali mengikuti kursus bahasa Inggris untuk menambah nilainya. Sembari meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya, Alim mencoba mendaftar beasiswa Fullbright ke Amerika.
"Jadi 13 tahun kemudian, dari yang awalnya mau jadi babysister menjadi penerima fullbrighter," terang Alim dengan bangga.
Baca Juga: Protes UIN Sunan Kalijaga Trending, Akun Twitter Jookoowi Turut Prihatin
Bisa melanjutkan pendidikannya di University of Northern Iowa di Amerika perasaan Alim sudah tidak terbendung lagi. Rasa suka cita dan bahagia karena akhirnya bisa mencoba tinggal di negara orang memenuhi hatinya. Demi menuntaskan pendidikannya di bidang Women’s Studies, ia sempat menjalani hubungan jarak jauh bersama dengan suami dan anak pertamanya. Ketika itu, kondisi keuangannya dan suami masih dalam tahap memperjuangkan kehidupan yang nyaman untuk keduanya.
Satu semester, menjalani masa kuliah Alim kembali ke Indonesia, ia menawari pasangan hidupnya itu untuk datang dan tinggal di Amerika. Ada beberapa hal yang ia sampaikan pasti tercapai jika suaminya itu mau pindah dan bekerja di Amerika. Siapa sangka, semua hal yang sempat ia imingi-imingi ke suaminya dapat tercapai saat kembali ke Indonesia. Dari yang menargetkan membawa pulang 12.000 USD mereka berhasil membawa uang tabungan sebesar 23000 USD.
Dengan uang tersebut, mereka berhasil membangun rumah impian dengan desain yang terinspirasi dari tempat tinggal mereka di Amerika. Dengan konsep open house, tidak banyak sekat yang membatasi setiap ruangan di tempat tinggal mereka. Tidak hanya berhasil menjalankan studi berdampingan dengan pemenuhan kebutuhan rumah tangganya, selama di Amerika, ia juga melahirkan putra kedua bernama Acedewa Fairuzihan.
Beberapa tahun kemudian, Alim kembali melanjutkan pendidikan S3-nya di Western Sydney University, Australia. Tidak jauh dari disiplin ilmu yang diambil sebelumnya, kali ini ibu dari Ahdan Finley Brisbantyo mempelajari tentang Contemporary Muslim Study.
Guru Besar dan Komisioner Komnas Perempuan
Baca Juga: Isu Kenaikan UKT Merebak, UIN Sunan Kalijaga Pertimbangkan Hal Ini
Selesai menjalani pendidikan S3-nya ia kembali ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk mendaftarkan diri sebagai Kepala Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Gagal jadi Kaprodi, Alim justru berhasil menjabat sebagai Wakil Dekan 3 Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Sementara tahun lalu, baru saja mendapatkan jabatan baru sebagai Komisioner Komnas Perempuan. Ia berhasil meraih posisi itu setelah melakukan 4 seleksi melawan 300 kandidat lainnya.
Berita Terkait
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
-
Perusahaan Ini Klaim 44% Posisi Manajerial Diisi Perempuan
-
Beban Perempuan Berlipat Ganda Saat Bencana, Ini yang Mesti Diperkuat
-
Dari Kesehatan hingga Pemberdayaan: Perjuangan Menuju Kesetaraan Gender di Indonesia
-
Bersuara Melalui Karya: Bagaimana Perempuan Menggunakan Seni untuk Perubahan
Tag
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan