SuaraJogja.id - Penambahan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan kembali terjadi di DIY. Dari hasil pemeriksaan laboratorium, sebanyak 50 kasus baru muncul pada Rabu (09/09/2020).
"Tambahan 50 kasus didapat dari 504 sampel dan 449 orang yang diperiksa. Sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY mencapai 1.645 kasus saat ini," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Rabu Sore.
Menurut Berty, kasus terbesar muncul dari Sleman yang mencapai 27 kasus. Bahkan dari jumlah tersebut, 13 pasien diantaranya merupakan karyawan kesehatan, yakni kasus 1.622 hingga kasus 1.634. Penambahan 13 kasus dari karyawan kesehatan tersebut dari hasil skrining beberapa rumah sakit, salah satunya RSUD Sleman.
Kasus lain dari Sleman masih dalam penelusuran. Yakni kasus 1.621 perempuan, 86 tahun dan kasus 1.635 sampai 1.643. Selain itu kasus 1.646 laki laki, 81 tahun.
"Satu kasus karena kontak kasus positif, yakni kasus 1.647 laki laki, 51 tahun. Sedangkan kasus 1601 laki laki, 55 tahun kontak kasus 1.416 ," jelasnya.
Sementara Kota Yogyakarta hari ini mencatatkan 15 kasus baru yang kebanyakan kontak dari kasus positif sebelumnya. Yakni kasus 1.602 laki laki, 40 tahun kontak kasus 1.416. Kasus 1.603 perempuan, 45 tahun, kasus 1.604 laki laki, 69 tahun dan kasus 1.605 perempuan, 58 tahun kontak kasus 1.199.
Kasus 1.606 laki laki, 13 tahun dan kasus 1.607 perempuan, 17 tahun kontak kasus 1.503. Kasus 1.608 laki laki, 30 tahun kontak kasus 1.332. Kasus 1.609 laki laki, 56 tahun dan kasus 1.610 perempuan, 4 tahun kontak kasus 1.498. Kasus 1.611 perempuan, 25 tahun kontak kasus 1.529.
Selain itu kasus 1.612 sampai 1.617 kontak kasus 1.451. Kasus 1.618 perempuan, 24 tahun, kasus 1.619 perempuan, 27 tahun dan kasus 1.620 laki laki, 17 tahun kontak kasus 1.505.
"Kasus 1.648 laki laki, 68 tahun dari Kota Yogyakarta meninggal karena komorbid TB paru OAT, cholescytitis dan masih dalam penelusuran," jelasnya.
Baca Juga: Satpol PP DIY Temukan Mayoritas Pelanggar Protokol Kesehatan Usia Remaja
Berty menambahkan, kabupaten Bantul mencatatkan 4 kasus baru. Kabupaten Kulon Progo 1 kasus dan Gunung kidul 3 kasus.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau