SuaraJogja.id - Jelang pelaksanaan Pilkada Gunungkidul 9 Desember 2020, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan bakal mendukung pasangan calon (bapaslon) Bambang Wisnu Handoyo dan Benyamin Sudarmadi (BaBe) di Pilkada Gunungkidul 2020.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Indonesia Gunungkidul, Kurniawan Triatmaja membantah jika ada calon pasangan yang mengklaim dukungan Partai Gelora selain Bambang-Benjamin maka hal tersebut tidak benar. Karena pihaknya telah mengantongi surat keputusan berkaitan dukungan partai Gelora Gunungkidul.
"Keputusan dukungan tersebut sudah diteken sejak 1 September lalu. surat dukungan resminya ditandatangani langsung oleh ketua umum beserta sekretaris jenderal (sekjen) dari Partai Gelora,"ujar Kurniawan kepada awak media di kantor DPC PDIP Gunungkidul, Jum'at (11/9/2020).
Pernyataan politik ini sekaligus menepis isu yang terlanjur beredar, di mana ada bapaslon lain yang mengklaim telah mendapat dukungan dari Partai Gelora Indonesia. Karena pihaknya sama sekali tidak pernah menjalin komunikasi politik dengan bapaslon tersebut.
Kurniawan pun menyebut klaim dukungan tersebut sebagai pembohongan publik. Terkait hal ini pihaknya akan minta penjelasan dari pihak terkait mengenai klaim tersebut, paling lambat 2 kali 24 jam terhitung mulai hari ini.
Kurniawan sendiri memberikan alasan mengapa memberikan dukungan ke BaBe. Ia menyebut Bambang Wisnu Handoyo secara khusus telah berperan besar dalam pembangunan di DIY. Selain itu ia disebut sebagai calon yang tidak menggunakan mahar politik.
"Kami akan mengerahkan kekuatan demi memberikan dukungan pada BaBe di Pilkada nanti. Kami akan membantu pemenangan terutama lewat media sosial, karena sasaran kami adalah usia milenial," jelasnya
Ketua DPC PDI-P Gunungkidul Endah Subekti menyatakan apresiasinya terhadap dukungan yang sudah diberikan. Ia pun berharap dukungan dari pihak lain juga diberikan, terutama dari seluruh lapisan masyarakat. pihaknya akan berjuang bersama parpol pendukung dan masyarakat untuk memenangkan Babe.
"Ya kita tetap berharap kompetisi antar bapaslon yang bertarung di Pilkada Gunungkidul 2020 tetap berjalan baik tanpa friksi yang kuat. Apa pun hasilnya nanti akan kami terima secara ikhlas dan tulus," kata Endah.
Baca Juga: Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Masih Tinggi, Penyebab Utama Depresi
Salah satu anggota pemenangan Pasangan Bacalon Sunaryanto-Hery Susanto yang juga Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul, Hery Nugroho mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan partai Gelora. Dan pihaknya tidak pernah mengklaim tentang adanya dukungan dari partai baru tersebut.
"Dari semua partai pengusung pak Naryanto-Hery itu juga tidak ada yang berkomunikasi dengan Partai Gelora,"tegasnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik