SuaraJogja.id - Dua pasangan calon yakni Anton Suriyadi-Suparno dan Kelick Agung Nugroho-Yayuk Kristiyawati yang bakal mengikuti kontestasi Pilkada Gunungkidul lewat jalur independen gagal melaju ke tahap berikutnya.
KPU Gunungkidul menyebut kedua paslon tersebut gagal lewat jalur independen lantaran keduanya tidak bisa memenuhi syarat dukungan minimal sebanyak 45.443 pendukung.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan keputusan ini mengacu pada hasil verifikasi yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.
Adapun hasil secara keseluruhan di dalam verifikasi, pasangan Anton-Suparno hanya mendapatkan dukungan sebanyak 31.141 pendukung.
Sedangkan pasangan Kelick-Yayuk hanya mendapatkan 22.747 pendukung.
Jumlah tersebut masih jauh dari ketentuan karena untuk bisa maju masing-masing bapaslon harus memenuhi syarat minimal sebanyak 45.443 dukungan.
“Keduanya tidak lolos untuk bisa mencalonkan sebagai calon kepala daerah dalam pilkada di tahun ini,” kata Hani seperti dilansir dari harianjogja.com, kemarin.
Menurut dia, untuk bisa maju ke tahapan berikutnya, KPU sudah memberikan masa perbaikan berkas dukungan calon. Hanya saja, pada saat verifikasi ulang keduanya tidak bisa memenuhi syarat dukungan minimal.
“Hasil dari verifikasi syarat dukungan juga sudah kami sampaikan ke masing-masing pasangan,” ungkapnya.
Baca Juga: Lumpuh, Edo Saputra Bocah Asal Gunungkidul Cari Uang Jajan dari Layangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi