SuaraJogja.id - Sutrisna Wibawa pamit dari jabatan sebagai Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Ucapan perpisahannya itu turut ia sampaikan di Twitter pada Sabtu (29/8/2020).
Prosesi Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma UNY pada Sabtu ini pun menjadi yang terakhir ia pimpin.
Di kesempatan ini, ia menyampaikan betapa harunya suasana di setiap wisuda yang ia saksikan langsung selama menjabat sebagai rektor.
Dalam keterangannya, rektor yang juga dikenal sebagai selebgram kocak ini mengungkapkan, sejak 2017, sudah ada puluhan ribu ijazah yang ia tandatangani, dan kini ia sudah berhenti dari tugas tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini selesai melaksanakan kewajiban memimpin prosesi wisuda terakhir sebagai Rektor UNY. Sejak 2017 sampai sekarang, sudah puluhan ribu lulusan UNY yang saya tanda tangani ijazahnya dan saya saksikan langsung bagaimana mereka mengikuti wisuda dengan penuh haru," cuit @sutrisna_wibawa.
Pada kicauan berikutnya, eks rektor yang telah mencalonkan diri sebagai Bupati Gunungkidul di Pilkada 2020 ini menyampikan pula harapannya bagi para mahasiswa UNY.
"Semoga iilmu dan ijazah yang mereka miliki bermanfaat dan barokah, berguna bukan saja bagi dirinya pribadi tapi juga bagi masyarakat sekitarnya. Aamiin," tutup dia.
Sejumlah warganet lantas menghujani ungkapan pamit Sutrisna dengan berbagai komentar.
"Terima kasih banyak Prof. Semoga pengabdian Prof bisa jadi amal jariyah nantinya. Sehat dan sukses selalu Atung Almira," cuit @UswatulHasni.
Baca Juga: Profil Immawan Wahyudi, Nyabup Ditinggal PAN di Pilkada Gunungkidul 2020
"Yah sedih. Semoga wisuda periode November ga online deh wkwk," ungkap @panggilajadisaa.
"Bapak," tambah @velvelatte dengan emoji menangis.
Sesuai dengan janjinya beberapa waktu lalu, Sutrisna siap mundur dari jabatan sebagai rektor UNY jika terpilih sebagai calon kepala daerah.
“Begitu ditetapkan sebagai calon, maka saya ikuti aturan main dengan mundur sebagai rektor,” katanya, dikutip dari HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id.
Saat ini Sutrisna memang diketahui bakal maju sebagai calon bupati di Pilkada Gunungkidul 2020.
Berpasangan dengan Mahmud Ardi Widhanta, pencalonannya sudah resmi mendapat dukungan dari PAN, Gerindra, dan PKS.
Berita Terkait
-
Profil Immawan Wahyudi, Nyabup Ditinggal PAN di Pilkada Gunungkidul 2020
-
Profil Suharsono, Nyalon Bupati Periode Kedua di Pilkada Bantul 2020
-
Tanpa Koalisi, NasDem Pede Usung Immawan-Martanty di Pilkada Gunungkidul
-
Resmi Diusung Gerindra-PKB-PPP, Paslon DWS-ACH Maju Pilkada Sleman
-
Profil Danang Wicaksana Sulistya, Cabup Pilkada Sleman 2020
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat