Sementara itu Kepala Dusun Tlogolelo, Wisnu Broto mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, warga sepakat menutup akses bagi siapapun yang hendak masuk ke Tlogolelo, khususnya ke wilayah RT 11 yang menjadi lokasi awal penularan. Di RT itu didiami 33 kepala keluarga (KK) atau 99 jiwa, termasuk KP-93 dan KP-101. Dua penderita yang masih satu keluarga itu merupakan kasus pertama Covid-19 di Tlogolelo, yang kemudian menyebar hingga menjadi klaster.
Warga di RT 11 itu juga tidak diperkenankan keluar dusun dan wajib menjalani isolasi mandiri. Kebutuhan logistik kepada seluruh warga di RT 11 itu dicukupi oleh warga Tlogolelo dan sebagian bantuan donatur. Teknis pengambilan logistik, warga RT 11 mengambil ke posko dusun dan tidak ada kontak fisik. "Ini untuk menghindari potensi penularan," ucap Wisnu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS
-
Sikapi Tekanan Ekonomi, Pengamat Sebut Probabilitas Terjadinya '98 Jilid 2' Masih Rendah
-
Polda DIY Periksa Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan
-
Diduga Terpeleset saat Tunggu Sunrise, Dua Remaja Tewas Tenggelam di Embung Kaliaji
-
Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri