SuaraJogja.id - Beredar foto para pria yang tidur membawa senjata tajam sambil menjaga tanaman hias di serambi rumah. Maraknya pencurian terhadap tanaman hias diduga menjadi alasan pria-pria ini tidur membawa senjata dekat dengan tanamannya.
Sejak pandemi, banyak masyarakat yang kembali gemar merawat tanaman hias di kediamannya. Akibatnya, marak pencurian tanaman hias yang terjadi di tengah masyarakat. Tidak heran jika para pemiliknya memberikan penjagaan ketat.
Sejak meningkatnya tren merawat tanaman hias, beberapa harga tanaman dalam pot itu meningkat tajam. Misalnya saja, tanaman bernama Janda Bolong yang satu lembar daunnya bisa dihargai hingga jutaan rupiah.
Akun Twitter @faiha_okamoto membagikan tiga buah foto pria dewasa yang tidur di teras rumah. Hanya beralaskan tikar tipis, mereka tidur memeluk senjata tajam untuk menjaga tanaman hiasnya agar tidak menjadi incaran pencuri.
Foto pertama menunjukkan seorang pria berbaju hitam tidur di atas tikar. Di sekitar pria itu ada beberapa pot tanaman hias yang mengelilinginya. Sementara, suasana sekitarnya tampak gelap dan sepi. Tangan kanan pria itu menggenggam sebuah senjata.
Foto kedua menunjukkan seorang pria tanpa mengenakan baju dan bercelana pendek tidur di antara pot dan tanaman hias. Meski alas tidurnya sempit, tetapi pria ini tampak pulas. Tangan kirinya memegang sebuah parang panjang dan di pinggangnya juga tersimpan sebilah senjata tajam.
Foto terakhir menunjukkan seorang pria tertidur di atas alas olahraga dengan bantal dan guling bersarung warna kuning. Di sekitarnya banyak tanaman, beberapa terletak di dalam pot warna warni. Ia tertidur sambil menggenggam sebuah parang.
"Harta yang paling berharga adalah ... Gak ada lawan," tulis akun @faiha_okamoto dalam cuitannya.
Sejak diunggah pada Rabu (30/9/2020), kumpulan foto itu sudah disukai lebih dari seribu pengguna Twitter. Ada 300 lainnya yang membagikan ulang dan 200 lebih memberikan komentar. Beberapa mengakui jika saat ini tengah marak pencurian tanaman hias.
Baca Juga: Terduga Teroris Gunungkidul Dikenal Ramah dan Sering Ikut Kegiatan Sosial
"Hati-hati sekarang lagi banyak pencuri tanaman hias. Tetangga depan rumah gue koleksi aglonemanya diambil 7 pot gi**," tulis akun @ndo_kun.
"Bener banget, ibuku pernah bilang 'ibu mau tidur disini jagain bunga' ngakak ya Allah. Belum lagi bunganya dikasih ajinomoto ya Allah ibuku aneh kaya aku haha," komentar akun @yunikaindah_.
"Persis kaya buyut gua kalo tidur naruh golok di sampingnya, makanya suka takut kalo bangunin mendadak takut reflek ngangkat golok ya namanya juga orang dulu," tanggapan akun @jiill_rere.
Sementara akun @GLADIOLUSXJS menyampaikan, "Harta yang paling berharga adalah janda bolong (untuk saat ini)."
Berita Terkait
-
Tanpa Merasa Berdosa, Pria Ini Injak-injak Jalan Beton yang Baru Dicor
-
Penjualan Tanaman Hias Meningkat Tajam di Masa Pandemi
-
Efek Kurang Tidur saat Bangun di Pagi Hari, Rawan Stres dan Lebih Sensitif
-
Tidur dengan Rambut Basah Disebut Bikin Masuk Angin, Ternyata Ini Faktanya
-
Viral Pengantin Tidur Pulas Jelang Akad, Warganet: Salah Hitung Weton
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha