Polemik Formula E
Selanjutnya, polemik antarkedua tokoh ini pun berlanjut. Kali ini terkait dengan pernyataan dari Mahfud MD yang menuding penundaan Formula E DKI Jakarta yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta ini karena Pemprov takut merugi jika ajang tersebut tetap digelar di tengah wabah Covid-19.
Pada bulan Maret 2020, Mahfud mengomentari kebijakan dari Anies Baswedan yang memutuskan untuk menunda gelaran balapan mobil listrik internasioanal tersebut.
"Karena melihat situasi jangan-jangan itu (Formula E nanti) tidak sukses kan. Itu mungkin kalau enggak banyak orang yang nonton kan rugi juga, lalu ditunda, barangkali," komentar Mahfud MD.
Komentar tajam dari Mahfud ini pun kemudian mendapat reaksi balasan dari Hidayat Nur Wahid. Ia menegaskan bahwa Formula E bukanlah satu-satunya acara yang ditunda atau dibatalkan karena wabah virus Corona.
"Banyak event ditunda gara2 korona. Formula E di jkt, Moto GP USA, kejuaraan Atletik Asia di China, bahkan PBNU pun ditunda pelaksanaan Musyawarah Alim Ulama," tulis Hidayat di Twitter pada Maret 2020.
Ia pun juga menambahkan twitnya guna untuk mengomentari pernyataan dari Mahfud tersebut, "Itu semua tentu bukan krn 'takut tidak sukses', tapi peduli/gunakan kewenangan, agar masyarakat tak jadi korban virus corona," tutupnya.
Meme Gaji BPIP
Terakhir, polemik antar Mahfud dan Hidayat ini terkait dengan gaji pejabat di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Baca Juga: Kasus Covid-19 di DIY Tambah 35 Pasien Baru, Sleman Masih Terbanyak
Pada saat itu, Mahfud MD menjabat sebagai Anggota Dewan Pengarah BPIP. Ia kemudian mendapatkan meme dari Hidayat Nur Wahid yang membanding-bandingkan gaji yang ia terima tidak sebanding dengan gaji Mahfud MD sebagai anggota DPR.
"Saya agak jengkel juga ya. Ada teman dari PKS Yogya tiba-tiba kirim meme. Saya Pancasila Saya 100 juta. Orang ini kurang ajar," ujar Mahfud kepada media kala itu.
Mahfud pun menambahkan, "Tanya anggota DPR nya berapa terima? Pasti dua kali. PKS itu sudah melahirkan koruptor dan mau meluruskan orang dengan cara tidak sopan. Saya bilang, coba anda tanya Hidayat Nur Wahid, berapa?," ucapnya.
Reporter: Dita Alvinasari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi