SuaraJogja.id - Komunitas Gerakan Peduli Amanat Rakyat (Geplak) Bantul melakukan kegiatan doa bersama di Pantai Parangkusumo, Bantul. Acara tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas putusan Pengadilan Negeri (PN) dalam sengketa dana hibah Persiba senilai Rp 11,6 miliar pada Kamis (15/10/2020) lalu.
Aktivis Anti Korupsi, Rino Caroko, mengatakan bahwa kemenangan Pemkab Bantul melalui putusan itu merupakan kemenangan rakyat Bantul secara keseluruhan. Meskipun masih akan ada proses banding namun untuk saat ini putusan itu patut disyukuri.
"Tetapi kita tidak boleh terlena, gugatan kedua nanti kita masih butuh dukungan warga Bantul karena ini memang kaitan dengan uang negara," kata Rino kepada awak media, Kamis (22/10/2020).
Rino menegaskan, acara ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada Bantul 2020 yang diselenggarakan pada Desember mendatang. Artinya memang acara ini benar-benar murni diselenggarakan oleh warga masyarakat tanpa ada tumpangan dari salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang maju dalam Pilkada Bantul.
Baca Juga: Jadi Wilayah Rawan Bencana, Bantul Tetapkan Status Siaga Darurat
"Kita menolak bahwa kegiatan ini atau bahkan kasus ini dipolitistir. Ini murni gerakan rakyat, penyelamatan uang rakyat yang dilakukan oleh rakyat, tidak ada kaitan dengan Pilkada Bantul," tegasnya.
Rino mengatakan bahwa siapapun yang nanti menjadi kepala daerah di Bumi Projotamansari wajib hukumnya mempertahankan uang tersebut. Acara kali ini juga dinilai sebagai bentuk memahamkan kepada masyarakat tentang polemik dana hibah ini sementara dimenangkan oleh Pemkab Bantul.
Lebih lanjut, karena memang proses sengketa ini masih akan berlanjut dengan banding, Rino mengimbau kepada semua masyarakat Bantul untuk bersama-sama mengawal uang rakyat tersebut. Sebab, menurutnya uang tersebut sudah terlampau lama ngendon di kas daerah dan tidak bisa digunakan.
"Jangan sampai hanya aktivis saja yang mempertahankan itu tapi semua elemen masyarakat Bantul harus bersatu," ucapnya.
Menurut Rino, Pemkab Bantul atau pemimpin yang akan terpilih selanjutnya dapat menggunakan uang Rp.11,6 milyar tersebut untuk pembangunan fasilitas publik yang dapat dinikmati masyarakat Bantul. Kemenangan ini juga dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah Bantul dalam menjalankan asas akuntabilitas dalam pemerintahan yang tertuang pada UU 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi Kolusi Nepotisme.
Baca Juga: Jadi Wilayah Hilir, BMKG Minta Masyarakat Bantul Waspadai Dampak La Nina
"Intinya pada asas akuntabilitas itu adalah setiap kegiatan dan langkah pemerintah harus dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat pemegang kedaulatan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Mat Solar Vs Idris: Uang Sengketa Tanah Rp 3,3 Miliar Dibagi, Ini Pembagiannya!
-
Air Mata Haru Anak Mat Solar Pecah! Tanah Keluarga Dibayar Miliaran untuk Tol Serpong-Cinere
-
Drama Keluarga Mat Solar Selesai: Bagi-Bagi Duit Tol dengan Pihak Lain?
-
Perjalanan Kasus Sengketa Tanah Mat Solar: Baru Cair Rp3,3 Miliar usai Meninggal Dunia
-
Sengketa Tanah Mat Solar Berakhir Damai! Keluarga Akhirnya Terima Ganti Rugi Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo