SuaraJogja.id - Kebijakan pembatasan sosial berskala besar akibat adanya pandemi COVID-19 berpengaruh pada penurunan kasus narkoba di DIY.
Meski sejak Agustus hingga November 2020, Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DIY berhasil menyita 65,4 gram shabu dan 4,13 gram tembakau gorilla, angka tersebut justru mengalami penurunan. Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY, Tri Yunianto di kantor BNNP DIY, Selasa (17/11/2020) mengungkapkan banyak residivis yang saat ini sudah dikirim ke LP Nusakambangan.
"Pelaku residivis banyak yang digeser ke nusakambangan," ujarnya.
Menurut Tri, tidak adanya pembelajaran luring di DIY membuat mahasiwa dan pelajar luar daerah pulang kampung juga menjadi faktor penurunan kasus narkoba. Mereka yang selama ini jadi sasaran peredaran narkoba.
Perekonomian yang menurun selama pandemi pun juga berpengaruh. Daya beli masyarakat yang rendah membuat para pengguna lari ke jenis obat lain yang harganya lebih murah.
"Ya mudah-mudahan betul berkurang, meski di kepolisian daerah masih ada [kasus penangkapan] obat daftar G," ujarnya.
Sementara terkait pengungkapkan kasus kali ini, lanjut Tri, BNNP menangkap 15 orang dalam enam laporan kasus narkotika. Dari jumlah tersebut, 12 orang diantaranya direhabilitasi di Klinik Segar Waras BNNP DIY. Sebanyak tiga tersangka lain diproses hukum.
Ketiganya yakni MAR, mantan pengguna dan residivis yang kedapatkan memiliki 3,9 gram shabu. Selain itu MCH yang menjadi kurir dengan barang bukti 61,8 gram. Tersangka lainnya MTC yang merupakan pemilik tembakau gorilla.
Selain shabu dan tembakau gorilla, BNNP DIY sejak Agustus 2020 lalu juga menemukan barang temuan yang diduga narkotika. Barang tersebut belum diketahui pemiliknya, yakni shabu dengan berat bruto 0,81 gram dan tujuh butir pil ekstasi warna orange.
Baca Juga: Laporkan Arya Sinulingga ke Mapolda DIY, Ketua Pospera DIY Bawa 4 Anggota
“Terkait MCH, warga Surakarta ini kita amankan berdasarkan pengakuan pengguna yang kita amankan. Tersangka kita amankan pada 31 Oktober berserta barang buktinya,” imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Komentar Pekerja Soal WFA Lebaran 2026, Jurus Ampuh Urai Macet, Produktivitas Tetap Gaspol!
-
Muhammadiyah Gelar Salat Id, Haedar Nashir Ingatkan Umat Lebih Toleran dan Berakhlak
-
Demi Pulang Kampung Saat Lebaran, Perantau Rela Berburu Mudik Gratis hingga Bawa Pulang Dagangan
-
Idulfitri 2026 di Jogja: Panduan Salat Id dan Tradisi Khas Kota Pelajar
-
Warga Bali di Desa Angseri dan Sarimekar Terima Paket Sembako dari BRI Peduli