SuaraJogja.id - Setelah Kota Yogyakarta dan Sleman sempat mengalami krisis tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19, kini kondisi serupa terjadi di Bantul.
Krisis bed di rumah sakit rujukan itu seiring dengan makin meroketnya kasus Covid-19 di wilayah tersebut.
Salah satunya yang terjadi di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Humas RSUD Panembahan Senopati Bantul Siti Rahayuningsih membenarkan jika dari 23 bed yang disediakan, semuanya sudah terpakai.
“Ini sampai hari ini. 23 bed yang ada full,” katanya seperti dikutip dari Harianjogja.com, Selasa (1/12/2020).
Atas kondisi ini, Siti mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak, jika ada limpahan jumlah pasien covid-19 yang akan dirawat di tempat tersebut.
Salah satu pilihannya, adalah berkoordinasi dengan tiga rumah sakit rujukan yang ada di Bantul, yakni RS Santa Elizabeth Ganjuran, RS PKU Muhammadiyah, RS Harjo Lukito.
“Tapi, kendalanya di rumah sakit rujukan lainnya juga penuh,” paparnya.
Kondisi tersebut seperti yang terjadi di RS PKU Muhammadiyah Bantul.
“Di tempat kami dari 20 bed yang ada, semuanya sudah terisi,” papar Humas RS PKU Muhammadiyah Bantul, Atni.
Baca Juga: Kejar Pelaku yang Jambret Guru di Bantul, Polisi: Punya Tempat Mangkal
Sementara Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso mengakui jika ketersediaan bed di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Bantul penuh.
Kendati demikian, Oki panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santoso enggan mengungkapkan total bed yang dinyatakan penuh.
“Untuk langkah selanjutnya, kami serahkan ke DIY untuk mengatur alur rujukan, karena tidak hanya Bantul yang penuh,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan
-
10 Saksi Dihadirkan di Sidang Little Aresha, Ibu Ungkap Anak Autis Diduga Diikat hingga Lebam
-
Raih Hibah United Board 2026, UAJY dan AMSI Kolaborasi Kuatkan Jurnalisme Biodiversitas
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla