SuaraJogja.id - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memastikan penutupan jalan di kawasan Malioboro yang berlaku pada pukul 18.00-21.00 ditiadakan sementara. Aturan tersebut akan dihilangkan sementara selama libur natal dan akhir tahun (nataru).
Kepala Dinas Perhubungan Kota (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan bahwa penghilangan sementara aturan itu guna mengurangi potensi kerumunan wisatawan yang dimungkinkan terjadi di wilayah tersebut. Aturan baru tersebut akan bakal berlaku pada 25 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 mendatang.
"Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga kebijakan itu memang perlu dilakukan untuk menjaga masyarakat serta wisatawan," kata Agus saat dikonfirmasi awak media, Jumat (25/12/2020).
Agus tidak memungkiri bahwa kawasan Malioboro menjadi magnet yang luar biasa bagi para wisatawan. Namun walaupun jalan Malioboro dibuka untuk sementara wisatawan yang datang tetap akan bisa menikmati suasana Malioboro.
Diyakini Agus, pedestrian kawasan Malioboro juga bisa dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berswafoto. Ditambah juga dengan kelengkapan sarana prasarana protokol kesehatan yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk mendukung kenyamanan dan keamanan wisatawan.
"Meminimalisir terjadinya kerumunan, demi keselamatan bersama harus terus diupayakan untuk menekan perkembangan kasus Covid-19," ucapnya.
Agus khawatir jika tidak ada kebijakan tersebut kerumunan akan membludak di kawasan Malioboro. Oleh sebab itu untuk lebih mengurai kerumunan larangan itu sementara ditiadakan.
“Rambu larangan kendaraan masuk ke Malioboro juga akan kami tutup sementara. Baru setelah Operasi Nataru berakhir, kebijakan larangan kendaraan masuk Malioboro akan kembali berlaku. Harapannya ketika kebijakan ini diberlakukan arus kendaraan di wilayah Malioboro bisa tetap mengalir," harapnya.
Sebelumnya Satlantas Polresta Yogyakarta memastikan tidak akan menutup beberapa ruas jalan saat libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Hal ini sebagai upaya untuk memecah kepadatan arus lalu lintas yang selama ini diberlakukan penutupan jalan.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas di Malioboro Tuai Pro Kontra, Ini Kata Dishub Jogja
Hal itu disampaikan langsung oleh Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori kepada awak media. Menurutnya hal itu berkaca dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang justru menimbulkan penumpukan kendaraan saat ada ruas jalan yang ditutup.
"Tidak ada penyekatan atau penutupan. Sebagai antisipasi bila mana satu jalan di tutup akan masyarakat akan berkerumun di sana. Pengalaman tahun lalu titik nol tidak bisa bergerak," kata Imam.
Imam menyebut tetap akan melakukan penyesuaian terkait dengan potensi kemacetan yang akan sangat mungkin terjadi. Untuk hal itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk pengamanan arus lalu lintas di wilayah Kota Yogyakarta pada libur nataru kali ini. Pemetaan terkait dengan potensi jalur padat yang berpotensi menimbulkan kemacetan juga terus dilakukan.
"Jadi icon-icon di Jogja, seperti Tugu Pal Putih, sepanjang Malioboro, dan titik nol akan diperhatikan lebih. Kita tidak akan lakukan penutupan di kawasan Malioboro, kalau sekarang masih ada pedestrian. Saat tahun baru akan dibuka seperti biasa sehingga arus itu tetap berjalan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Malioboro Ditetapkan Kawasan Tanpa Rokok, Namun Realitanya Bikin Miris
-
Ditetapkan Kawasan Tanpa Rokok, Puntung Rokok Masih Bertebaran di Malioboro
-
Libur Nataru di Depan Mata, Penataan Fasilitas Prokes di Malioboro Dikebut
-
Jarang Diketahui, Begini Cara Mudah Menuju Spot Foto Misterius di Malioboro
-
Ultah, Hotel D'Senopati Malioboro Luncurkan Seragam Baru Karya Anne Avantie
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul