Secara nasional, ada sekitar 38,8 juta penerima tiga bansos, yakni PKH diberikan pada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program sembako sebanyak 18,8 juta KPM serta BST untuk 10 juta KPM.
“Prinsip langsung ke tangan penerima, itu [arahan] yang dilakukan Bapak Presiden sebagai bagian dari penyaluran bantuan tahun 2021 kali ini. Bantuan ini terus diberikan untuk empat kali,” papar Sultan.
Menurut Sultan, penerima program PKH sebanyak 196.232 KPM. Sedangkan Program sembako ada 353.434 KPM, dan BST ada 120.787 KPM.
Semua jenis bantuan akan diberikan berdasarkan data nama penerima dan alamat penerima. Pemda sudah melaksanakan tahapan verifikasi penerima bansos.
"Saya berharap tidak ada [bansos] yang dobel. Kami kan juga punya data yang sudah diverifikasi dari tahun kemarin, tapi mungkin untuk tahun ini data sudah diperbarui,” jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih mengungkapkan, bansos PKH menyasar sejumlah kelompok. Diantaranya keluarga yang di dalamnya terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia.
"PKH diberikan dalam empat tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli, dan Oktober," paparnya.
Endang menambahkan, penerima Program Sembako mendapatkan bantuan senilai Rp200.000. Bantuan ini disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021.
Sedangkan dalam program BST, setiap penerima mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300.000. Bantuan diberikan selama empat bulan berturut-turut.
Baca Juga: Target 40 Persen, Sleman Upayakan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19
"Untuk BST diberikan mulai Januari hingga April 2021," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Target 40 Persen, Sleman Upayakan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19
-
Jalur Distribusi Vaksin Harus Penuhi Persyaratan Agar Tetap Efektif
-
31.255 Nakes di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap Pertama
-
Keamanan Data Pribadi Penerima Vaksin Covid-19 Dijamin oleh Pemerintah
-
BPOM: Perlu Usaha Besar Distribusikan Vaksin Sampai ke Titik Penyuntikan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun