SuaraJogja.id - Nasib sial dialami seorang security asal Bantul yang kehilangan barang berharga berupa handphone di Perumahan Bumi Citra Lestari (BCL) Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul. Handphone seharga Rp3 juta raib diduga dicuri orang tak dikenal.
Seorang warga yang tinggal di perumahan BCL, Arya menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Senin (28/12/2020) sekitar pukul 05.00 wib.
"Benar saat itu security sedang patroli pagi memutari perumahan. Namun ketika kembali ke pos, handphone miliknya sudah hilang," kata Arya dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/1/2021).
Arya melanjutkan, awalnya korban lupa meletakkan handphone miliknya. Segala sudut pos penjagaan dicek namun hasilnya nihil.
"Korban akhirnya mencoba mengecek cctv yang terpasang di depan gerbang masuk perumahan. Setelah kami buka, ternyata ada orang tak dikenal masuk ke perumahan," kata dia.
Dari rekaman cctv, kata Arya, terduga pelaku datang menggunakan sepeda. Pria tersebut memarkirkan sepeda di luar komplek perumahan dan masuk ke pos penjagaan.
"Geliatnya sudah mencurigakan, setelah parkir, (terduga) pelaku ini masuk ke pos keamanan, ada sekitar 3 menit di dalam pos, lalu terburu-buru keluar," jelas dia.
Ada semacam kotak putih yang dibawa terduga pelaku. Padahal saat masuk ke pos satpam, orang tak dikenal itu tidak membawa barang apapun.
"Hal itu yang membuat kami curiga. Setelah pria tak dikenal masuk, penjaga perumahan itu sudah kehilangan handphonenya," ujar dia.
Baca Juga: Pura-pura Mau Salat, Aksi Pencurian Uang di Kotak Amal Terekam CCTV
Arya menambahkan bahwa korban kesulitan untuk dihubungi. Di sisi lain, fungsi handphone sendiri sangat dibutuhkan pihaknya untuk memberitahu peristiwa dan informasi yang ada di lingkungan perumahan.
"Harapannya bisa ditemukan. Karena memang penting alat komunikasi itu. Kejadian ini sudah kami sampaikan ke pihak berwajib," ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Banguntapan, Kompol Zainal Supriatno mengaku belum mendapat laporan tersebut. Informasi dugaan pencurian itu akan dikonfirmasi ke jajarannya.
"Jika laporannya ada di Sat Reskrim. Nanti kami cek, jika memang ada peristiwa itu akan kami lakukan penyelidikan," kata dia.
Berita Terkait
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Remaja Asal Gunungkidul Terancam Diamputasi
-
Sampah Berserakan di Pantai Parangtritis, Wisatawan Mengaku Tak Nyaman
-
Idap Penyakit Menahun, HS Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bantul
-
Pantai di Bantul Jadi Favorit Wisatawan di 2021, Sehari Capai 10 Ribu Orang
-
Alasan Ekonomi, Ibu Rumah Tangga Nekat Mencuri HP di Rumah Makan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta