Tersangka diduga memiliki kelihaian dalam menyusun kata-kata sehingga membuat korbannya larut dalam bujuk rayu, imbuh Amiruddin.
Karena sejauh ini tak ditemukan dokumen-dokumen lain terkait proyek yang dijanjikan kepada korban.
"Ada beberapa korban, tak semua melapor resmi ke kepolisian. Kami masih mendalami kasus yang resmi dilaporkan ke kepolisian," tuturnya.
Namun diketahui, tersangka juga telah diduga menipu korban lainnya berjenis kelamin perempuan, di wilayah Semarang.
Duda cerai satu anak itu, mengaku-aku sebagai anggota kepolisian. Bahkan mengiming-imingi korban dengan pekerjaan dan mengajak menikah.
Tinggal mengontrak di sebuah apartemen di Jakarta Utara, tersangka MI diketahui mencetak tiga buah KTP miliknya di Disdukcapil.
"Diduga ia memiliki kenalan orang dalam Disdukcapil, karena KTP asli semua. Ia menggunakan modus katanya surat pencabutan dari alamat lamanya ada. Padahal itu hanya rekayasa, karena saat ini proses pembuatan KTP dilakukan daring," beber Amiruddin lagi.
Saat ini, aparat masih terus menggali informasi dari berbagai sumber yang dimungkinkan, termasuk dari tersangka.
"Tersangka ini tidak kooperatif saat diperiksa. Ia banyak tak mengakui kala ditanyai," urainya.
Baca Juga: Muncul Dua Klaster Takziah, Sri Sultan Minta Sleman Tak Seenaknya Sendiri
Uang hasil menipu, digunakan tersangka untuk makan, membayar sewa apartemen dan jalan-jalan.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda