Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 20 April 2021 | 10:15 WIB
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Mereka masih bisa mengikuti pembelajaran melalui daring. Kita lakukan secara blended, yaitu tatap muka dan daring. Sehingga siswa bisa melakukan pilihan pelaksanaan proses pembelajarannya," terangnya.

Secara lebih teknis uji coba itu akan dilakukan dengan membagi kelas ke dalam 3 sif. Dengan pembatasan lainnya yakni pertemuan hanya maksimal memakan waktu 90 menit saja.

Tentunya denga segala penyiapan dan memaksimalkan sarana prasarana protokol kesehatan yang sudah tersedia. Pengawasan penerapan prokes saat uji coba menjadi hal yang patut diutamakan.

"Selain itu guru-guru juga hampir semuanya sudah vaksinasi," imbuhnya.

Baca Juga: Antusias Sambut KBM Tatap Muka, Siswa SMKN 1 Depok: Bosan Belajar Daring

Heroe menuturkan jika memang hasil uji coba pembelajaran tatap muka mendatang berjalan baik. Maka pada tahun ajaran baru direncanakan sudah akan dilakukan pelaksanaan sekolah tatap muka.

"Tetapi jika masih ada beberapa kendala dan jumlah kasusnya meningkat, bisa jadi akan kita tunda sampai situasi kondusif," tandasnya.

Load More