SuaraJogja.id - Tiga sepeda motor milik pencari rumput di Kapanewonan Playen melayang digondol maling selama bulan ramadhan ini. Polisi menduga kasus hilangnya motor milik para pencari rumput tersebut dilakukan orang yang sama.
Peristiwa terakhir menimpa Wagimin (66) warga Padukuhan Ngunut Lor Rt 015/001, Kalurahan Ngunut Kapanewonan Playen. Kakek ini harus kehilangan motor matik AB 6038 UD yang dibawa untuk mencari rumput, Sabtu (1/5/2021) sore kemarin sekitar pukul.15.30 WIB.
Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa ini terjadi pada pukul 15.30 WIB di ladang pinggir jalan raya Padukuhan Ngunut Lor, Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen. Meski sudah dikunci stang, namun sepeda Motor Honda Vario milik Wagimin (66) hilang saat ia tinggal merumput.
"Kondisi ladang memang cukup sepi. Tak ada orang lain selain korban,"ujar Hajar, Minggu (2/5/2021).
Saat itu, korban meninggalkan kendaraan dan merumput sekitar 100 meter dari lokasi parkir. Ketika korban sudah selesai mencari rumput dan berniat pulang ternyata kendaraannya sudah tidak ada di tempat. Korban berusaha mencarinya namun tak kunjung ketemu, hingga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Playen.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Playen, Iptu Larso mengungkapkan, selama bulan ramadhan ini sudah ada tiga kejadian curanmor di Playen. Ketiganya memiliki kesamaan dalam modus yakni mengincar motor milik pencari rumput yang ditinggal begitu saja.
"Pelaku mengambil kendaraan yang berada di ladang jauh dari pantauan pemiliknya,"tuturnya.
Dari dua kejadian terakhir pelaku diduga menggunakan kunci palsu atau kunci T karena posisi kendaraan dikunci stang. Dari rentetan peristiwa ini, Larso menyebut ada indikasi pelaku sama karena modusnya hampir sama di wilayah lain.
Ia menengarai aksi pencurian tersebut dilakukan oleh orang yang sama. Pelaku tidak pilih-pilih dalam mengincar obyek yang diambil. Karena pelaku menggasak kendaraan yang ditinggal mencari rumput tanpa memilih jenis motor tertentu.
Baca Juga: Heri: Pemudik di Gunungkidul Tak Perlu Isolasi Mandiri
"Kalau 3 motor yang hilang ini rata-rata harganya Rp 7 jutaan. Tak pilih barang, asal lengah langsung disikat,"tambahnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi