SuaraJogja.id - Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) Masa Bakti 2021-2025 telah resmi dilantik pagi ini Senin (3/5/2021). Pengukuhan 37 pengurus itu digelar di Bangsal Kepatihan, dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Ketua Umum KONI Marciano Norman.
Ketua Umum Terpilih KONI DIY Djoko Pekik Irianto mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada pihaknya sejak pelaksanaan Musorda hingga pelantikan ini. Termasuk juga dengan amanah untuk mengelola KONI DIY pada periode 2021-2025.
"Kepada Bapak Gubernur besera jajaran Pemda DIY, kepada seganep anggota KONI Kabupaten/Kota, Pengda Cabang Olahraga dan Badan Fungsional, kami ucapkan terima kasih telah meberikan amanah dan kepercayaan kepada kami untuk mengelola KONI DIY 2021-2025. InsyaAllah amanah ini akan kami tunaikan dengan sebaik-baiknya," kata Djoko Pekik di Bangsal Kepatihan, Senin (3/5/2021).
Djoko meminta untuk selanjutnya Gubernur DIY senantiasa berkenanmemberikan arahan. Agar terus mampu melaksanakanbtugas sebaik mungkin guna mebantu pemerintah DIY.
Termasuk dalam membuat kebijakan daerah di bidang pengelolaan, pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi. Hingga nantinya dapat terus berkembang menuju prestasi baik nasional dan dunia.
"Kepada segenap anggota KONI DIY dan masyarakat DIY mohon memberikan masukan-masukan konstruktif serta kritik membangun dan terus mengawal kinerja kepengurusan KONI DIY agar mampu memenuhi harapan seluruh masyarakat DIY," ucapnya.
Disampaikan Djoko bahwa ke depan, pembinaan prestasi olahraga akan ditata dan dilaksanakan melalui triple track system program.
Lebih lanjut dijelaskan triple track system program itu yakni dengan jalur pembinaan reguler, jalur pembinaan sekolah dan jalur pembinaan khusus. Dengan tujuan tentunya untuk meraih hasil maksimal.
Termasuk yang terdekat antara lain antara lain adalah PON XX bulan Oktober 2021 di Papua. Hingga selanjutnya pada PON XXI tahun 2024 di Sumut - Aceh.
Baca Juga: Beredar Pernyataan Sultan Kecam Jokowi Soal Mudik, Pemda DIY Pastikan Hoaks
Serta dengan terus meningkatkan jumlah atlet DIY yang memperkuat kontingen Indonesia dalam berbagai event olahraga yang diselenggarakan di dunia.
"Kepada segnap Pengurus KONI DIY masa bakti 2021-2025 yang telah dilantik pada hari ini, diharapkan gigih bekerja dengan penuh dedikasi dan totalital dengan semangat Jogja Bisa untuk meraih Jogja Istimewa," tandasnya.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, berharap dengan kombinasi pengurus lama dan baru di KONI DIY kali ini dapat membawa Yogyakarta meningkatkan prestasi olahraga.
"Saya melihat komposisi dari pengurus dari KONI DIY kombinasi dari pengurus lama dan baru juga komposisi dari akademisinya. Sehingga saya harapkan Yogyakarta di dalam pembinaan prestasi olahraganya juga bisa menjadi contoh untuk provinsi-provinsi lain di dalam penerapan sport sains di dalam peningkatan prestasi atletnya," kata Norman.
Selain itu potensi wisata olahraga atau sport turism di Yogyakarta diharapkan semakin baik dari hari ke hari. Sehingga berpengaruh kepada penggemar olahraga yang kian bertambah terlebih dari kalangan keluarga.
Lebih luas lagi hingga menyebabkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang gemar berolahraga. Serta dilengkapi dengan manusia Indonesia yang menjadi sehat, cinta olahraga, dan kompetitif dalam menghadapi tantangan.
Berita Terkait
-
Beredar Pernyataan Sultan Kecam Jokowi Soal Mudik, Pemda DIY Pastikan Hoaks
-
CEK FAKTA: Benarkah Gubernur DIY Persilakan Warganya Mudik Lebaran?
-
Pengurus KONI DIY Periode 2021-2025 Dikukuhkan, Terdapat Sejumlah Nama Lama
-
Tegas, Sultan Haruskan Perusahaan Bayar THR Lebaran Secara Penuh
-
Mudik Dilarang, Sultan Pertanyakan Konsistensi Penerapannya di Masyarakat
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Jogja Punya 22 Masalah Besar yang Tak Kunjung Tuntas, Kampus Akhirnya Diminta Turun Tangan
-
Dari Pelosok hingga Perkotaan, BRI Perkuat Akses Keuangan untuk Masyarakat Indonesia
-
Siapa Sajakah yang Bisa Mendapatkan Penawaran BRI Multiguna Pre-Approved?
-
Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah
-
Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni