SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul mulai pedagang untuk berjualan di Pantai Parangtritis. Petugas gabungan, mulai dari Satpol PP, Polres, TNI, dan juga Pemkab Bantul mulai memasang rambu-rambu larangan berjualan di Pantai Parangtritis, Senin (3/5/2021) .
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru mengatakan, berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan di pertengahan pekan kemarin, Pemkab Bantul akhirnya memutuskan untuk melarang aktivitas perdagangan Pantai Parangtritis. Daerah yang dilarang untuk berjualan adalah di selatan corblok dan jalan yang telah dicorblok.
"Di jalan dan selatan corblok. Karena area bukan untuk peruntukan (jualan)," ujar Kwintarto, Senin.
Kwintarto mengatakan, kepada para pedagang yang masih menggelar lapaknya di area terlarang tersebut, pihaknya masih memberi toleransi selama tiga hari ke depan.
Jika dalam tiga hari ke depan masih ditemukan pedagang yang nekat menggelar lapak di daerah terlarang, maka pihaknya akan meminta Sat Pol PP Bantul untuk tidak segan-segan melakukan penertiban.
"Langsung [hari ini]. Yang belum pindah ada peringatan 3 hari, kalo gak pindah ya ditertibkan," tandas Kwintarto.
Kwintarto mengungkapkan alasan Pemkab Bantul melakukan penertiban para pedagang yang ada di kawasan Pantai Parangtritis -- saat ini Pantai Parangtritis terlihat semrawut dan tak beraturan.
Para pedagang dengan seenaknya menggelar laka tanpa mengindahkan keindahan sebagai objek wisata terkemuka di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Meja kursi berwarna-warni diletakkan tak beraturan begitu saja. Aktivitas bendi dan ATV yang lalu lalang juga tak beraturan serta tak mengindahkan jalur yang aman dan nyaman buat pengunjung pantai yang lain.
Baca Juga: UMKM Terdampak Pandemi, Gojek dan Pemkab Bantul Berupaya Pulihkan Ekonomi
"Nanti kita akan tata dan akan adq jalur khusus Bendi dan ATV," ungkapnya.
Ia menambahkan, persoalan penataan kawasan Pantai Parangtritis ini harus sudah selesai menjelang Lebaran ini. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya dari Pemkab Bantul untuk menyambut musim libur Lebaran nanti.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
UMKM Terdampak Pandemi, Gojek dan Pemkab Bantul Berupaya Pulihkan Ekonomi
-
Gunadi Gugur, Pemkab Bantul Fasilitasi Kelahiran Anak Pertamanya
-
Dorong Penerimaan Pajak, Pemkab Bantul Jalin MoU dengan DJP dan DJPK
-
Viral Foto Sampah Berserakan di Pantai Parangtritis, Begini Respons Dispar
-
Belum Terima Vaksin, Pedagang di Bantul Akui Masih Khawatir Berjualan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak
-
Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026