Ditelusuri melalui laman https://jogja.polri.go.id/website/?p=5416, ada nama Tomi tercantum dalam daftar 12 nama personel Reskrim Polresta Yogyakarta yang mendapat penghargaan karena telah mengungkap kasus pencurian di Hotel Tentrem kurang dari dua jam.
Tercantum nama Y Tomi Astanto, yang memiliki pangkat Aiptu dan bertugas di Satreskrim Polresta Jogja.
Tomi bersama 11 rekan kerjanya mengungkap kasus pencurian pada 2017 lalu. Saat itu kerugian korban ditaksir mencapai Rp6,5 juta. Ia pun menjadi sosok yang mampu mengungkap kasus secara cepat.
Tomi merupakan orang yang sudah lama memiliki kedekatan hubungan dengan Nani. Pertemuan mereka juga berawal dari tempat kerja Nani, yang merupakan pegawai salon.
"Dia (Tomi) sudah cukup lama kenal dengan pelaku. Dari pengakuan tersangka ini, dia menaruh rasa suka dengan T. Namun, pelaku dibuat kecewa karena T memilih menikah dengan wanita lain," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi pada wartawan.
Kekecewaan Nani juga diceritakan ke temannya berinisial R. Dari perbincangan keduanya, R menyarankan Nani untuk memberi pelajaran.
R memberi saran kepada Nani agar Tomi diberi makanan yang sudah dicampur dengan KCN, yang efeknya akan membuat mulas dan diare.
"Namun, sate yang awalnya ditujukan kepada T, malah berpindah ke tangan driver ojek online. Setelah dikonsumsi anak driver itu, efeknya tidak seperti yang dibayangkan hingga menyebabkan bocah SD tewas," terang Ngadi.
Hingga kini kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Ngadi mengatakan, ada kemungkinan bertambahnya orang yang menjadi tersangka selain Nani.
Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Pemberi Sate Sianida Sakit Hati, Target Asli Aiptu Tomi
Berita Terkait
-
Top 5 SuaraJogja: Pemberi Sate Sianida Sakit Hati, Target Asli Aiptu Tomi
-
Salah Satu Kunci Terbongkarnya Kasus Sate Beracun Sianida dari Bungkusnya
-
Aiptu Tomi Akan Kunjungi Korban Sate Beracun? Ini Kata Kapolresta Jogja
-
Nasib dan Harapan Keluarga Korban Sate Sianida
-
Perempuan Asal Majalengka Pengirim Sate Sianida Terancam Hukuman Mati
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi