SuaraJogja.id - Mantan Narapidana kasus terorisme peledakan bom di pasar Tentena, Kecamatan Pamona Utara, Kota Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, SYT dikabarkan akan dipulangkan ke tempat asalnya di Pedukuhan Waru, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang.
Kapolsek Panggang AKP Mujiman membenarkan rencana pemulangan mantan narapidana terorisme tersebut. Berdasarkan informasi yang ia terima, narapidana akan dipulangkan pada hari ini Selasa (18/05/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. Bahkan Tim Densus 88 Antiteror telah datang ke kediaman yang bersangkutan.
"Kemarin malam (Minggu malam) kami telah berkoordinasi dengan Lurah dan tokoh masyarakat setempat," ujarnya, Senin (17/5/2021) malam ketika dikonfirmasi.
Mujiman berharap masyarakat bisa menerima SYT karena meskipun telah telibat aksi terorisme, tetapi yang bersangkutan masih warga Negara Republik Kesatuan Indonesia (NKRI). SYT berhak kembali hidup bermasyarakat seperti sebelum menjalani hukuman akibat terlibat terorisme.
Untuk memberi jaminan keamanan kepada masyarakat, pihak kepolisian sendiri akan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap yang bersangkutan. Sehingga masyarakat sekitar tempat tinggal yang bersangkutan tidak perlu khawatir karena SYT sudah menjalani pembinaan di dalam Lapas.
"Tentu akan kami lakukan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan keluarga," tambahnya.
Dalam aksi terorisme peledakan bom di Pasar Tentena, Kecamatan Pamona Utara, Kota Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, SYT telah menjalani hukuman selama 10 tahun. SYT adalah salah satu terduga teroris yang berasal dan diamankan di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
Sebab, selain SYT, dalam catatan media ini ada beberapa terduga teroris yang diamankan di Gunungkidul dan tersebar di beberapa kapanewonan. Bahkan terduga teroris yang diamankan di Bangunharjo Sewon Bantul beberapa waktu lalu juga salah satunya berasal dari Gunungkidul.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Klaim Munarman Tak Dilarang Terima Besuk, Polri: Lebaran Dapat Kunjungan
Berita Terkait
-
Klaim Munarman Tak Dilarang Terima Besuk, Polri: Lebaran Dapat Kunjungan
-
Rentetan Curanmor di Gunungkidul, Polisi: Ada Beberapa Kelompok Jadi Dalang
-
Polri Resmi Tahan Munarman Terkait Kasus Terorisme
-
4 Fakta Kejadian Avanza Terserempet Mobil Pemadam Kebakaran di Semanu
-
Wisatawan Membludak, Arus Wonosari-Jogja Macet Sepanjang 7 Kilometer
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat
-
Full House di Jogja, Film 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan' Sukses Sentuh Hati Penonton
-
Pembangunan PSEL DIY Mundur ke 2028, Nasib Pengelolaan Sampah Kabupaten dan Kota Masih Abu-abu
-
Lebih dari 100 Seniman Sajikan Art is All Around di PORTA by Ambarrukmo