Sejumlah wisatawan menikmati suasana liburan di destinasi wisata Pasar Kebon Empring, Padukuhan Bintaran Wetan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, Rabu (26/5/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Terdapat 32 lapak pedagang yang ada di pasar setempat. Kebon Empring sendiri menyediakan hampir 120 menu makanan, mulai dari Sate Jamur, Sate Kere, Nasi Padang, Bakmi dan makanan lainnya.
“Minuman juga ada wedang uwuh dan minuman hangat lainnya,” jelas Titik.
Destinasi sendiri dibuka mulai pukul 09.00-17.00 wib. Pada hari Minggu dibuka sejak pukul 07.00-17.00 wib.
Titik tak menampik saat Pandemi Covid-19 pedagang dan pengelola terkena dampaknya. Namun Pemerintah yang kembali memberi kelonggaran, ekonomi warga mulai kembali stabil.
“Setiap minggu biasanya ada sekitar 5.000 kunjungan. Perbulan bisa mencapai 12 ribu orang,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?