Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 03 Juni 2021 | 11:23 WIB
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). [ANTARA FOTO]

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Selain lava yang terus keluar, teramati juga awan panas guguran yang kembali muncul.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan dalam periode pengamatan Rabu (2/6/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB teramati dua kali awan panas guguran yang keluar dari Merapi. Semua luncuran wedus gembel itu masih menuju ke arah barat daya.

Awan panas guguran Merapi tanggal 2 Juni 2021 pertama terjadi pukul 20.52 WIB. Saat itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 110 detik.

"Cuaca berkabut saat itu, estimasi jarak luncur 1500 meter ke arah barat daya," kata Hanik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/6/2021).

Baca Juga: 5 Kali Guguran Lava Meluncur dari Puncak Merapi, Jarak Terjauh 1,2 Km ke Barat Daya

Tak lama berselang tepatnya pukul 21.31 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 130 detik. Cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 1500 meter ke arah barat daya.

Selain awan panas guguran yang kembali teramati. Luncuran lava dari puncak Gunung Merapi juga masih terus terjadi.

"Teramati 6 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1000 meter ke arah barat daya," ucapnya.

Tercatat juga sejumlah kegempaan dari Gunung Merapi dalam periode 24 jam tersebut. Di antaranya kegempaan guguran sejumlah 141 kali, hembusan sejumlah 10 kali, hybrid atau fase banyak sejumlah 20 kali dan vulkanik dangkal sejumlah 4 kali.

Sementara itu dalam periode pengamatan terbaru tepatnya Kamis (3/6/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB, tidak teramati kembali awan panas guguran yang muncul.

Baca Juga: Merapi 10 Kali Keluarkan Lava Pijar ke Barat Daya, Jarak Maksimal 1 Km

Namun dalam periode pengamatan enam jam tersebut visual gunung terlihat jelas. Dengan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.

Load More