SuaraJogja.id - Puluhan warga Dusun Nglempong, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman yang sempat terkonfirmasi positif Covid-19 telah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini mereka tinggal menyelesaikan masa isolasi mandiri di rumah.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Ngemplak I, Seruni Anggreni Susila saat dihubungi awak media, Minggu (6/6/2021).
Disampaikan Seruni bahwa saat ini sudah tidak ada warga dari Dusun Nglempong yang menjalani karantina di Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) di Sleman yakni Rusunawa Gemawang.
"Sudah secara bertahap dari tanggal 4 [Mei] kemarin. Termasuk hari ini yang sudah dipulangkan dari Rusunawa Gemawang 26 warga," kata Seruni.
Sebelumnya diketahui bahwa sebanyak 26 orang warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Dusun Nglempong, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman tersebut dievakuasi ke Rusunawa Gemawang untuk menjalani karantina. Penjemputan warga sudah berlangsung pada Jumat (28/5/2021) lalu.
Seruni menjelaskan 26 warga yang diperbolehkan pulang dari Rusunawa Gemawang itu masih akan tetap melanjutkan sisa isolasi di rumah masing-masing. Setidaknya mereka masih memiliki 4 hari lagi untuk merampungkan masa isolasi itu.
"Yang 26 ini masih melanjutkan karantina di rumah 4 hari," ujarnya.
Seruni menjelaskan hingga saat ini dari total 62 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat sudah ada 22 orang yang telah menyelesaikan masa isolasi. Sementara 4 orang masih berada di rumah sakit dan sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah.
Ditanya mengenai kondisi terkini 4 orang yang masih berada di rumah sakit, kata Seruni, mengalami gejala sedang.
Baca Juga: Belum Rekrut Pemain Asing, PSS Sleman Tunggu Regulasi Resmi
"[Kondisi 4 orang di rumah sakit] gejala sedang, ada sedikit penurunan saturasi oksigen," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya sebaran kasus Covid-19 dari klaster halal bihalal di Dusun Nglempong, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman mencapai total 62 warga yang terpapar corona.
Jumlah tersebut berasal dari ratusan warga di Dusun Nglempong, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak menjalani pemeriksaan Covid-19 secara massal pada Kamis (27/5/2021). Dan pemeriksaan lanjutan ketiga pada Senin (31/5/2021) kemarin.
Sebaran kasus Covid-19 tersebut berasal dari temuan 12 warga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menggelar kegiatan silaturahmi pada saat Lebaran lalu.
Seruni, mengatakan pihaknya juga telah menyelesaikan tracing dari klaster halal bihalal di Dusun Nglempong. Saat ini para pasien positif dengan kondisi tanpa gejala dan tinggal menyelesaikan isolasi atau karantina.
"Semua tanpa gejala. Untuk tracing sepertinya sudah tidak karena dari awal kasus mereka sudah langsung karantina," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Tambah Lagi, Klaster Halalbihalal di Nglempong Tembus 62 Kasus Positif Covid-19
-
Jalani Swab PCR, 42 Orang Kontak Erat Kasus Positif Covid-19 di Dusun Nglempong
-
Sebanyak 26 Warga Nglempong Positif Covid-19 Diisolasi di Rusunawa Gemawang
-
Covid-19 di Nglempong Meroket, Kegiatan Sosial dan Keagamaan Ditiadakan Dulu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha