SuaraJogja.id - Ima Wulaningsih (21), wanita penjual cilok di SPBU Sumber Wungu Jalan Baron, Gunungkidul, dilaporkan hilang. Wanita yang sempat viral karena kecantikannya tersebut dilaporkan pergi dari rumah tanpa pamit sejak Minggu (6/6/2021) dini hari kemarin.
Suami Ima, Ujang Setyandi (22), menuturkan bahwa istrinya pergi dari rumah mereka tinggal di Pedukuhan Selang V, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB. Sabtu malam, istrinya masih tidur di sampingnya di rumah milik orang tua Ujang ini.
Namun Minggu pagi ketika Ujang terbangun, istrinya sudah tidak ada di sampingnya. Anehnya, pintu dan jendela kamarnya masih terkunci dari dalam. Ujang berusaha mencari di setiap sudut kamarnya, tetapi sang istri sudah tidak ada. Ujang makin heran karena 5 pintu keluar dan jendela di rumahnya juga terkunci dari dalam.
"Saya ndak habis pikir istri saya keluar dari mana," tuturnya, Kamis (10/6/2021), saat dikonfirmasi.
Karyawan toko bangunan ini lantas mencari keberadaan istrinya di Pedukuhan Karangduwet, Kalurahan Karangrejek, Wonosari. Namun di rumah kelahiran istrinya, wanita yang ia cintai itu tidak ada. Tak hanya itu, Ujang juga mencari di rumah neneknya serta sudah bertanya ke orang pintar, tetapi Ima belum juga ketemu.
Tidak ada yang mengetahui istrinya pergi ke mana. Hanya saja, ada salah satu tetangganya yang curiga pada Minggu dini hari ketika istrinya pergi dari rumah, tetangga tersebut melihat ada mobil berhenti tak jauh dari rumah mereka tinggal.
"Itu katanya ada yang melihat mobil berhenti. Istri saya pergi tidak bawa apa-apa, hanya gamis cokelat yang dipakai saja," ujarnya.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Ujang mengungkapkan, kepergian istrinya ini bukan kali pertama. Beberapa waktu lalu istrinya memang sempat menghilang, tetapi sudah kembali lagi ke rumahnya. Kali ini ia berharap, istrinya bisa berkumpul kembali dengan dirinya.
Baca Juga: Kantongi Kekancingan, Sunaryanta Akan Tata 7 Pantai di Gunungkidul
Sebelum pergi tanpa pamit, lanjutnya, istrinya tidak menunjukkan gelagat mencurigakan karena semuanya berjalan normal. Namun Sabtu malam, istrinya pergi ke salon untuk potong rambut dan mengecat rambutnya hitam.
"Dia itu tidak pernah meminta apa-apa. Semuanya baik-baik saja," tuturnya.
Ia mengakui, sampai saat ini masih berjuang untuk membahagiakan istrinya. Setiap hari ia bekerja di toko bangunan dekat tempat tinggal keduanya dan ketika malam hari ia membuka bengkel di rumahnya.
Ujang dan Ima memang belum dikaruniai momongan. Keduanya baru menikah sekitar 1,5 tahun yang lalu dan selama ini baik-baik saja. Hilangnya Ima ini sendiri sudah dilaporkan ke Mapolsek Wonosari.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Kantongi Kekancingan, Sunaryanta Akan Tata 7 Pantai di Gunungkidul
-
Belasan Warga Positif Covid-19, Pedukuhan Dengok II Playen Terapkan Lockdown
-
Menilik Nyadran Gadean Gunung Gentong, Ritual Warga Gedangsari Usir Covid-19
-
Selain Klaster Pabrik Tas, Jumlah Pasien Covid-19 di PLayen Melonjak dari Klaster Takziah
-
7 Hari Hilang, Operasi Pencarian Korban Tenggelam Pantai Ngluwen Dihentikan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja
-
Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berkat Desa BRILian
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN
-
Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik
-
Paradoks Pariwisata pada Libur Lebaran, Okupansi Anjlok Saat 1,9 Juta Wisatawan Berlibur di Jogja