SuaraJogja.id - Polres Bantul gelar bersih-bersih aksi premanisme di sejumlah kawasan wisata setempat. Hasilnya sebanyak 9 preman yang kerap meresahkan wisatawan dan lingkungan parkir objek wisata diamankan.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menjelaskan operasi tangkap aksi premanisme yang meresahkan di kawasan wisata itu digelar sejak hari Minggu (13/6/2021) kemarin.
"Mereka kami tangkap pada operasi yang kami gelar Minggu (13/6/2021). Selain di Parangtritis, Depok, mereka yang kami tangkap biasa beroperasi di Bantul kota," terangnya seperti disitat dari harianjogja.com, Senin (14/6/2021).
Dijelaskan, sebanyak 9 orang yang ditangkap merupakan warga sekitar lokasi wisata.
Dalam aksinya para preman itu menarik tarif parkir di luar kewajaran. Tarif parkir yang umumnya berkisar Rp5000 dinaikkan hingga Rp30 ribu.
Ihsan mengungkapkan saat ini pihaknya masih mendalami apakah uang parkir ini masuk kantong para preman sendiri atau ada setoran ke pihak lainnya karena para pelaku mencetak tiket sendiri.
"Jika ini dibiarkan, kami tidak ingin nantinya jadi preseden buruk untuk tempat wisata di Bantul. Oleh karena itu mereka kami tangkap dan kami bina. Jika mereka tetap mengulang perbuatan yang sama, maka akan kami proses lebih lanjut," jelas Kapolres.
Adapun barang bukti yang disita dari para pelaku adalah karcis parkir, uang dan lampu stik.
Lebih jauh, Ihsan menyatakan saat ini Polres Bantul telah memiliki satgas antipremanisme dan satgas antipungli. Satgas tersebut terbentuk menyusul adanya instruksi dari Kapolri untuk memberantas premanisme.
Baca Juga: Pedagang Rasakan Efek Demam Usai Divaksin AstraZeneca, Begini Kata Dinkes Bantul
"Nantinya mereka akan bekerja setiap hari, dan memonitor serta mencegah premanisme. Harapannya, Bantul bersih dari pungutan liar dan premanisme," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara