
SuaraJogja.id - TNI-Polri menggelar acara "Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri Sehari Satu Juta Orang" dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 yang jatuh pada 1 juli nanti. Acara vaksinasi massal ini berlangsung serentak di 34 wilayah kepolisian daerah.
Acara vakasinasi massal ini digelar dengan tujuan mempercepat program vaksinasi pemerintah dan mencapai herd immunity dari individu hingga kelompok. Di Yogyakarta, Polda DIY telah menyiapkan 4000 vaksin dan bekerja sama dengan Sleman City Hall (SCH) untuk menggelar acara tersebut.
"Sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Yogyakarta, Sleman City Hall sangat mendukung program vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah," begitu bunyi keterangan tertulis PR SCH Uray Dewi Utami dalam pers rilis yang diterima SuaraJogja.id pada Minggu (27/6/2021).
Vaksinasi massal daerah Yogyakarta sendiri sudah dimulai sejak Sabtu (26/6/2021) di Selasar Malika, SCH. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Baca Juga: Peduli Bencana Banjir NTT, Puluhan Musisi Jogja Gelar Konser Amal di SCH

Acara ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Terbukti, kuota jumlah masyarakat yang mendaftar melalui pendaftaran online dapat terpenuhi hanya dalam waktu tiga jam semenjak pendaftaran dibuka.
Untuk alur vaksinasinya, peserta yang telah terdaftar lebih dulu mengisi form screening dan menunjukkan fotocopy KTP di lantai 2. Kemudian mereka harus antre untuk selanjutnya dilakukan screening kesehatan, vaksinasi, dan proses terakhir yaitu observasi yang berlokasi di lantai R1.
Pengunjung yang telah divaksin juga bisa mendapatkan hadiah spesial dari SCH. Hanya dengan menunjukkan kartu bukti vaksin dan KTP, pengunjung langsung mendapatkan privilege card Sleman City Hall serta voucher menarik secara cuma-cuma.
Selain itu, semua peserta vaksinasi wajib mencuci tangan, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan disemprot cairan hand sanitizer sebelum memasuki area mall. Seluruh petugas kesehatan dan panitia yang bertugas dalam vaksinasi massal ini juga menggunakan alat pelindung diri lengkap.
Seluruh area mall juga disemprotkan cairan disinfektan agar tetap bersih dan steril. Petugas juga selalu stand by mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga jarak, menggunakan masker, dan mengarahkan antrean sehingga pengunjung tetap merasa nyaman dan aman selama vaksinasi di SCH.
Baca Juga: Fashion Show hingga Bazar Kuliner, SCH Gelar Acara Menarik Jelang Ramadhan
Sementara itu, vaksinasi massal dari TNI-Polri ini akan kembali digelar pada Selasa (29/6/2021) sampai Kamis (1/7/2021). Kemudian akan dilanjutkan lagi pada tanggal 5-10 Juli 2021.
Berita Terkait
-
Begini Perintah Prabowo ke TNI-Polri soal Ormas Lakukan Pungli Ganggu Investasi
-
Koalisi Masyarakat Sipil Geruduk Rapat Tertutup RUU TNI, Golkar: Kita Hargai Tapi Salurkan dengan Cara Tepat
-
Isi RUU TNI-Polri yang Banyak Ditolak Berbagai Kalangan
-
Di Tengah Efisiensi, Istana Buka Suara Alasan Penyerahan 700 Maung MV3 ke TNI-Polri
-
Pentingnya Vaksinasi Influenza Ibu Hamil, Bisa Jadi Garda Terdepan Lindungi Antibodi Bayi?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo