Viral Bapak Marah-marah ke Kurir Paket, Ancam Tampar Anak Pas Diingatkan (Instagram/manaberita).
Sampai akhir video, bapak tersebut tetap ngotot untuk membuka paket belanja online terlebih dahulu untuk memastikan.
"Iya buka dulu bener gak tu obat saya pesan. Gak mungkin beli kucing dalam karung," katanya.
Video percekcokan tersebut langsung menuai berbagai komentar. Beberapa warganet mengaku miris melihat sikap penerima paket belanja online tersebut.
"Kasihan anaknya, semangat buat anaknya, kadang emang ada orang tua yang ngerasa paling ngerti, paling berpengalaman. Padahal ya gitu," kata Bg*********.
"Padahal anaknya sudah berusaha buat bapaknya gak viral, tapi masih keras aja hahaha. Mungkin si bapak emang niatnya mau viral," timpal Aa********.
"Belanja online gak cocok buat generasi old," sahut Mr**********.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Qlola New Skin Resmi Diperkenalkan, BRI Tingkatkan Pengalaman Digital Nasabah Bisnis
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu