Viral Bapak Marah-marah ke Kurir Paket, Ancam Tampar Anak Pas Diingatkan (Instagram/manaberita).
Sampai akhir video, bapak tersebut tetap ngotot untuk membuka paket belanja online terlebih dahulu untuk memastikan.
"Iya buka dulu bener gak tu obat saya pesan. Gak mungkin beli kucing dalam karung," katanya.
Video percekcokan tersebut langsung menuai berbagai komentar. Beberapa warganet mengaku miris melihat sikap penerima paket belanja online tersebut.
"Kasihan anaknya, semangat buat anaknya, kadang emang ada orang tua yang ngerasa paling ngerti, paling berpengalaman. Padahal ya gitu," kata Bg*********.
"Padahal anaknya sudah berusaha buat bapaknya gak viral, tapi masih keras aja hahaha. Mungkin si bapak emang niatnya mau viral," timpal Aa********.
"Belanja online gak cocok buat generasi old," sahut Mr**********.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?