"Bentuk tim satgas covid sekaligus sediakan dananya [tanda silang]
Bentuk tim satgas dananya cari sendiri [tiga tanda centang]," cuit @ugmtoday.
Beberapa warganet pun menanggapi kicauan itu dengan beragam pertanyaan soal danais hingga pemagaran Alun-Alun Utara.
"WQWQ ADA YANG BILANG Daerah kita istimewa beda ma daerah lain. Saking istimewanya sampe rakyat nya mikirin diri sendiri. Tapi pembangunan diutamakan. Danais dipake untuk pembangunan kebudayaan. Ya emg buat kedepan. Tapi saiki ono le luwih darurat timbang mageri lapangan," cuit seorang warganet.
"Beneran tanyaa, itu mageri lapangan buat apa sih fungsinya? Alkid ga sekalian tuh dipagerin juga? Wkwk," tambah yang lainnya.
Untuk kedua twit tersebut, GKR Condrokirono menerangkan, alun-alun yang berada di depan Keraton itu merupakan pekarangan rumah bagi Raja, sehingga perlu dijaga.
"Alun-alun itu pekarangan rmh bagi Raja, utk di jaga agar tdk kumuh. Bagaimana kalau pekarangan rmh kalian dibuat kumuh oleh org lain ? Org2 skrg berbeda dgn org jaman dl yg tau cara menghargai org lain," tulisnya.
Sejak saat itu, GKR Condrokirono ramai diperbincangkan di Twitter dan kicauannya viral sampai diunggah akun gosip di Instagram.
Tag
Berita Terkait
-
8 Potret GKR Hayu, Putri Keraton yang Curhat Disebut Kampungan di Jakarta
-
RS Pratama Jogja Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, tapi Tunggu Ini Dulu
-
Ungkap Alasan Alun-Alun Utara Dipagari, Twit Putri Keraton Jogja Buat Warganet Ngamuk
-
Curhat Dikatain Kampungan di Jakarta, Cuitan Putri Keraton Viral
-
BOR di RS Sudah 95 Persen Lebih, DIY Tingkatkan Pemanfaatan Selter
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh