Mitos lainnya yang berkaitan dengan kesakralan Plengkung Gading adalah, jenazah rakyat biasa tak diperbolehkan melintas di bawahnya. Dengan kata lain, sultan boleh melewatinya jika sudah meninggal, sedangkan rakyat biasa jika masih hidup saja. Bahkan jika tempat pemakaman masyarakat biasa dekat dengan Plengkung Gading, rombongan jenazah harus memutar untuk menghindari lorong Plengkung Gading.
Selain itu, Plengkung Gading disebut-sebut bisa menetralkan ilmu hitam. Entah sengaja atau tidak, orang yang memiliki ilmu hitam akan kehilangan kesaktiannya jika melewati Plengkung Gading.
Plengkung Gading dipanjat
Begitu sakralnya Plengkung Gading, tetapi pernah ada juga yang orang-orang yang tak acuh pada tata krama di sana. Akhir Maret lalu, seorang pemuda membuat kepala banyak orang mendidih gara-gara memanjat Plengkung Gading hingga videonya viral. Bercelana pendek serta pakaian lengan panjang, pria di video viral itu berdiri tepat di ujung Plengkung Gading.
Baca Juga: Mengulik Asal-usul Tolpit Kue khas Bantul, Namanya Jorok tapi Rasanya Enak
Ia tampak merentangkan kedua tangannya sambil menengadahkan kepala, disaksikan sejumlah pengendara yang melintas di sekitar lokasi tersebut. Terekam dalam video berdurasi 27 detik itu, setelah berpose, pemuda tersebut jongkok seakan hendak turun.
Tak ada orang lain yang terlihat menemani aksi pemuda itu. Ia berdiri seorang diri di atas Plengkung Gading. Tak diketahui pula apa motifnya memanjat Plengkung Gading sambil berpose di depan khalayak umum.
Sontak dirinya panen hujatan dari warganet karena aksinya dianggap norak dan tak menunjukkan sopan santun, mengingat Plengkung Gading merupakan cagar budaya Jogja yang tak seharusnya dipanjat seperti itu.
Sebelumnya pada 2017, aksi serupa pernah dilakoni presenter Ricky Komo hingga ia mendapat teguran dari putri bungsu Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X, GKR Bendara, melalui Instagram.
Dalam unggahannya, GKR Bendara mengingatkan bahwa Plengkung Gading adalah situs bersejarah, sehingga, meskipun masih muda dan bukan orang Jogja, Ricky Komo seharusnya tetap menjaga sopan santun.
Baca Juga: Mau Wisata Horor di Jogja? Baca Dulu Kisah di Balik 5 Rumah Angker Ini
Tak lama, Ricky Komo kemudian mengakui kesalahannya. Ia lantas meminta maaf serta berterima kasih pada warga Jogja dan keluarga Keraton Jogja karena telah mengingatkan dirinya untuk menghormati kesakralan Plengkung Gading.
Berita Terkait
-
Plengkung Gading Ditutup, Ini 7 Kuliner Tersembunyi yang Jadi Incaran Wisatawan Jogja
-
10 Rekomendasi Tempat Wisata Murah di Jogja untuk Liburan Natal 2024
-
Kronologi 'Nyuwun Sewu' Keraton Jogja Gugat PT KAI Seribu Perak
-
Candi Sojiwan, Candi Bercorak Buddha yang Tersembunyi di Prambanan
-
Pantai Sedahan, Panorama Pantai dengan Dua Bukit Hijau Mempesona di Jogja
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan