SuaraJogja.id - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bantul membekuk dua pemuda berinisial HS dan TVS lantaran terbukti mengedarkan pil koplo. Mereka berasal dari Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul.
Kanit Idik 2 Satresnarkoba Polres Bantul, Ipda Rafly Audifa Rachman mengatakan kedua pelaku ditangkap saat sedang transaksi pil koplo di areal persawahan SMPN 2 Jetis pada Sabtu (14/8/2021) petang. Aparat kepolisian menerima informasi bahwa tempat tersebut diduga kerap dijadikan tempat transaksi barang haram.
"Kalau di lokasi tersebut diduga sering terjadi transaksi narkoba karena tidak ada lampu penerangan," ungkapnya, Rabu (18/8/2021).
Terbongkarnya transaksi itu berawal dari laporan seorang warga pada Jumat (13/8/2021) bila di areal persawahan timur SMP 2 Jetis diduga seringkali dijadikan tempat untuk bisnis narkoba. Diketahui psikotropika itu termasuk obar daftar G.
"Kasus peredaran obat daftar G ini terungkap setelah kami dapat laporan pada Jumat (13/08) malam," katanya.
Mendapat laporan itu, jajarannya bergerak cepat menindaklanjuti dengan melakukan kegiatan penyelidikan. Akhirnya pada 14 Agustus 2021 sekitar pukul 19.00 WIB petugas mendapati dua pemuda berada di tempat gelap di sekitar lokasi.
"Saat kami pergoki mereka sedang akan transaksi mereka berpura-pura sedang ngobrol," katanya.
Namun setelah digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa puluhan butir pil berlogo Y. Dari tangan tersangka berhasil diamankan 100 butir pil koplo.
"Dari si HS ada 97 butir, sedangkan dari tangan TVS ada tiga butir pil. Sehingga jumlahnya ada 100 pil," jelasnya.
Baca Juga: Kekurangan Nakes, Polres Bantul Ajak Mahasiswa Kedokteran Untuk Jadi Vaksinator
Mereka mengaku memperoleh psikotropika golongan 4 ini dari toko daring. Akibat perbuatannya, pelaku bakal disangkakan pasal 196 Undang-undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!