"Yang bersangkutan meminta sejumlah uang kepada korban. Namun pada Juli, korban mendesak janji tersangka yang akan menikahi," ucapnya.
Karena terdesak, maka tersangka membuat alasan akan ke Bandung mengurus perceraiannya dengan istri yang ada di Bandung.
"Tersangka ke stasiun ini diantar korban. Tapi setelah itu hilang kontak, korban tak bisa menghubungi tersangka lagi. Korban lalu melapor ke Mapolsek Pakem," tutur Nuning.
Kanit Reskrim Polsek Pakem AKP Hadi Purwanto menyebutkan, korban, yang awalnya merupakan seorang perawat, telah diminta resign dari pekerjaannya.
Sempat mengajak tinggal satu kontrakan, tersangka juga sudah mengajak korbannya, yang merupakan janda, untuk tidur bersama hingga berhubungan intim.
Karena tak enak dengan tetangga sekitar, korban akhirnya mencarikan tersangka tempat tinggal yang tak jauh dari kediaman korban.
Pascalaporan dari korban dan menyelidikinya, petugas Reskrim Polsek Pakem akhirnya berhasil menangkap tersangka di Kota Jogja, tak jauh dari RS PKU Muhammadiyah Ngupasan.
"Tersangka dipancing dan diiming-imingi lagi. Akhirnya bisa dihubungi. Saat ditangkap, tersangka mengakui semua perbuatannya," ungkap Hadi.
Selain menangkap tersangka, aparat juga menyita seragam batik biru Korpri, seragam PNS warna khaki, kartu identitas palsu PNS Dinkes DIY.
Baca Juga: Lusa! Polisi Periksa David NOAH Soal Kasus Dugaan Penipuan Rp1,15 Miliar
"Sejak awal menghubungi korban, tersangka memang punya niat menipu," kata dia.
Uang yang didapatkan dari menipu korban, EM gunakan untuk membeli telepon genggam dan memenuhi kebutuhan pribadinya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, EM disangkakan melanggar pasal 378 KUH Pidana dengan ancaman 4 tahun penjara.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Lusa! Polisi Periksa David NOAH Soal Kasus Dugaan Penipuan Rp1,15 Miliar
-
Polisi Tak Tahan 5 Pelaku Penipuan Pakai Surat Bertanda Gubernur Sumbar, Ini Alasannya
-
Waspada! Akun Bodong Atas Nama Jasa Raharja: Modus Penipuan Info Loker
-
Hati-hati Akun Penipuan Lowongan Kerja Atas Nama Jasa Raharja
-
Kasus Cek Kosong Hasanuddin Mas'ud, BK DPRD Kaltim: Kami Menunggu Saja
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak
-
Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026