Halim menjelaskan pihaknya menghadirkan menu yang bergizi, enak, murah tapi tetap menjaga kualitas yang ada, sehingga menu-menu di rumah makan padangnya itu bisa dinikmati semua kalangan.
Disampaikan Halim, promosi yang tertera di spanduknya pun benar-benar diterapkan. Di antaranya pelanggan diperbolehkan mengambil nasi, lauk ambil, sayur, kuah, hingga sambal sendiri.
"Kita ingin memberikan servis terbaik kepada konsumen, jadi konsumen mengambil sesuai seleranya. Jadi kita menservis dengan pelayanan terbaik agar kepuasan pelanggan tetap nomor satu. Karena pelanggan itu adalah raja," jelasnya.
Bahkan tidak tanggung-tanggung, Padang Djuang juga memberikan pelayanan pesan antar dengan bebas biaya ongkos kirim dengan radius 2 km. Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah yang meminta masyarakat untuk tetap di rumah saja.
Harga menunya pun sangat terjangkau, masyarakan hanya perlu merogoh kocek paling murah Rp. 8 ribu untuk nasi telur atau untuk nasi ayam Rp. 10 ribu. Sedangkan yang paling mahal hanya Rp 15 ribu.
"Kami juga menerapkan protokol kesehatan di tempat kami itu, satu meja hanya dua kursi (jika makan di tempat). Jadi protokol kesehatan tetap terjamin," imbuhnya.
Halim menambahkan rumah makan Padang Djuang ini baru lahir pada masa pandemi Covid-19 tepatnya pada 21 Juni 2021 lalu. Rumah makan padang yang pertama ini bertempat tepatnya di Jalan Kaliurang KM 14.
Berita Terkait
-
Percepat Vaksinasi, The Alana Hotel & Convention Centre Target 3000 Dosis dalam 3 Hari
-
Striker PSS Saddam Gaffar Punya "Klangenan" Motor Bebek Tua
-
Namanya Trending, Sosok Novia Bachmid Ternyata Masih Saudara Pemain PSS Sleman
-
406 Warga Binaan 2 Lapas di Sleman Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI
-
Meriahkan HUT ke-76 RI, Kelompok Pemuda di Sleman Pasang Naga 100 Meter di Gang Kampung
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya