SuaraJogja.id - Presiden Joko Widodo memperpanjang PPKM level 4 di Pulau Jawa dan Bali sampai 30 Agustus 2021. Ada sejumlah wilayah yang levelnya turun dari 4 ke 3.
Untuk status PPKM di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih sama yakni berada di level 4. Wilayah Bantul pun masih di level 4 sehingga wacana untuk melonggarkan sejumlah sektor belum bisa dilakukan. Salah satunya penyekatan akan dicabut.
"Penyekatan masih belum dibuka karena PPKM diperpanjang lagi oleh pemerintah pusat," tutur Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta saat dihubungi SuaraJogja.id, Senin (23/8/2021).
Dia mengatakan, akses ke Bantul melalui simpang empat Druwo serta simpang empat Dongkelan sampai saat ini masih ditutup. Meski penutupan dilakukan mulai pukul 21.00-05.00 WIB.
"Yang di simpang Druwo dan Dongkelan menuju ke arah Bantul masih kami tutup mulai pukul 21.00 sampai 05.00 pagi," terangnya.
Kemudian penyekatan yang di Bantul Kota, sambungnya, yaitu di simpang empat Gose hingga Klodran maupun Gose ke arah simpang empat BPN sudah dibuka.
"Di titik Gose-Klodran atau Gose-BPN sudah kami buka," ujarnya.
Selain itu, tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti di Lapangan Paseban akan dipadamkan lampu penerangan jalan pada malam hari. Namun, Dishub harus melihat kondisi di sana seperti apa.
"Tapi untuk yang di Paseban situasional, nanti kalau memang timbul kerumunan kami matikan lampu," katanya.
Baca Juga: Kronologi Penganiayaan Anggota DPRD Bantul, Tersangka: Saya Dikepung Banyak Orang
Soal mobilitas masyarakat tentu trennya meningkat. Sebab, sejumlah titik penyekatan jalan telah dibuka.
"Selain itu juga kasus Covid-19 mulai menurun. Warga juga sudah kelamaan di rumah dan mungkin mulai jenuh," imbuhnya.
Seperti diketahui, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menuturkan, akan melakukan evaluasi selama pelaksanaan PPKM level 4 dan melonggarkan sejumlah sektor. Kelonggaran yang diberikan seperti penyekatan akan dicabut, restoran boleh buka tapi jumlah pengunjungnya dibatasi, tempat ibadah dibuka.
Namun ia tidak menjelaskan kapan penyekatan sejumlah ruas jalan di Bumi Projotamansari akan dicabut.
"Walau akan ada beberapa kelonggaran tapi karena Bantul masih level 4 maka masyarakat harus tetap waspada tentang virus corona. Untuk tempat wisata masih kami tutup," ujar dia.
Halim berharap ke depannya PPKM dapat dilonggarkan dan levelnya diturunkan untuk menuju kehidupan seperti sedia kala.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar