SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan melakukan lelang jabatan untuk mengisi kekosongan posisi pejabat eselon 2.
Sekertaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis selaku Ketua Panitia Seleksi lelang jabatan memastikan pengisian posisi pejabat eselon 2 diawali dengan mutasi. Sesuai kebutuhan untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bantul.
"Proses mutasi dilakukan untuk mengisi seluruh atau sebagian posisi pejabat eselon 2 yang kosong saat ini," ujar Helmi, Selasa (31/7/2021).
Dijelaskannya, posisi eselon 2 yang kosong meliputi Asisten Sekda (Asek) 1, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perpustaakan dan Arsip, Kepala Badan Kepagawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan 2 Staf Ahli Bupati Bantul.
Setelah seluruh atau sebagian posisi pejabat eselon 2 terisi, baru akan dilakukan lelang jabatan untuk posisi yang kosong. Sehingga dipastikan lelang jabatan tidak pasti untuk mengisi tujuh posisi pejabat eselon 2 yang kosong saat ini.
"Tergantung nanti kebutuhannya seperti apa," terangnya.
Sebelumnya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan lelang jabatan ini sebagai bagian dari penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) tahun 2022. Penataan diawali dengan mengisi posisi pejabat eselon 3 yang masih kosong.
"Yang akan dilantik terlebih dahulu yaitu sekertaris dinas, kepala bidang, dan inspektur pembantu," katanya.
Setelah semua posisi pejabat eselon 3 terisi, dilanjutkan dengan pengisian pejabat eselon 2. Untuk pengisian posisi pejabat eselon 2 dilakukan dengan mekanisme lelang jabatan.
Baca Juga: Angka Kematian COVID-19 Masih Tinggi, DIY Masih Tertahan di PPKM Level 4
"Sehingga awal 2022 seluruh posisi dalam SOTK sudah terisi," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bupati Bantul: Konversi Tempat Tidur Pasien Covid-19 Harus Mengacu Kajian Epidemiologis
-
Pemkab Bantul Bentuk Dua Dinas Baru, Panitia Seleksi Mulai Lelang Jabatan
-
CPNS Wajib Tes Swab Antigen atau PCR, BKPP Bantul: Belum Ada Tindak Lanjut
-
55 Persen Warga Bantul Urung Divaksin, Pemkab Bantul Beberkan Kendalanya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat